Di tengah langkah strategis mempertahankan mesin pembakaran internal (ICE) dan menunda ekspansi kendaraan listrik murni, Porsche justru menghadapi persoalan klasik dengan kamera mundur bermasalah. Masalah itu memaksa pabrikan asal Jerman tersebut menarik kembali 173.538 unit kendaraan di Amerika Serikat.
Masalahnya bukan pada perangkat keras, melainkan gangguan perangkat lunak yang dapat membuat tampilan kamera belakang gagal muncul di layar tengah saat tuas dipindahkan ke gigi mundur. Kondisi ini berpotensi mengurangi visibilitas pengemudi dan meningkatkan risiko keselamatan.
Penarikan kembali mencakup beragam model dan jenis penggerak. Rinciannya antara lain 77.766 unit Cayenne model tahun 2019–2025, 11.044 unit Cayenne E-Hybrid, 44.128 unit 911 model tahun 2020–2025, 34.148 unit Taycan model tahun 2020–2025, 5.021 unit Panamera model tahun 2025, serta 1.431 unit Panamera Hybrid.
Cakupan yang luas ini menunjukkan masalah bersifat lintas lini produk. Dokumen penarikan menyebutkan jika Porsche belum mengidentifikasi akar penyebab pasti, seperti dilansir dari Carscoops, Sabtu (3/1/2025).
Namun, gangguan diduga berasal dari interferensi sinyal sementara antara unit kontrol dan kamera pandangan sekeliling yang dalam kondisi tertentu. Walaupun, jarang menghambat tampilan kamera belakang.
Porsche memastikan solusi yang ditawarkan relatif sederhana, di mana perbaikan dilakukan melalui pembaruan perangkat lunak yang lebih tahan terhadap gangguan sinyal. Sistem baru juga dirancang memiliki kemampuan pemulihan otomatis, sehingga kamera dapat kembali berfungsi tanpa harus berulang kali dibawa ke dealer.
Menariknya, sebagian besar pemilik kemungkinan belum merasakan gangguan apa pun. Pabrikan baru akan menghubungi konsumen terdampak mulai Februari untuk menjadwalkan kunjungan ke dealer resmi. (Rio)
