Senin, Januari 19, 2026

Sungai Siwalan Meluap, Kapolres Pekalongan Bantu Evakuasi Ratusan Warga

Pekalongan, Demokratis

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, bersama Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir meninjau langsung lokasi banjir di Dukuh Babadan, Desa Sipait, Kecamatan Siwalan, Sabtu (17/1/2026). Selain memantau debit air, jajaran Forkopimda ini juga menyalurkan bantuan sosial bagi warga yang terdampak.

Kondisi banjir di wilayah tersebut dilaporkan merendam pemukiman yang dihuni sekitar 200 Kepala Keluarga (KK). Menanggapi hal itu, langkah tanggap darurat segera dilakukan dengan menyiapkan tiga titik posko pengungsian di wilayah Kecamatan Siwalan, termasuk di Masjid Babadan.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai layanan pendukung di pengungsian untuk menjamin kesejahteraan warga, terutama kelompok rentan.

“Kami hadir langsung bersama jajaran Forkopimda untuk mengecek kondisi Dukuh Babadan. Saat ini, sekitar 120 warga telah kami evakuasi ke posko pengungsian. Kami sudah menyiapkan posko kesehatan dan juga trauma healing untuk anak-anak yang diungsikan. Hari ini dapur lapangan juga sudah mulai disiapkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga,” ujar AKBP Rachmad C. Yusuf dalam keterangan yang diterima, Minggu (18/1/2026).

Kapolres menambahkan, berdasarkan informasi dari BMKG, curah hujan pada bulan Januari diprediksi masih sangat tinggi. Ia mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap kenaikan debit air.

“Banjir ini terjadi karena meluapnya Sungai Siwalan. Kami imbau masyarakat, bilamana rumahnya terdampak cukup parah, agar segera mengungsi ke posko yang telah kami sediakan bersama stakeholder terkait. Jangan memaksakan bertahan jika kondisi membahayakan,” tambahnya. (JP)

Related Articles

Latest Articles