Senin, Januari 19, 2026

Real Madrid Kalahkan Levante, Arbeloa Raih Kemenangan Pertama Sebagai Pelatih

Pelatih anyar Real Madrid Alvaro Arbeloa akhirnya meraih kemenangan pertama. Madrid sukses mengalahkan tim papan bawah Levante 2-0 di pertandingan LaLiga Spanyol di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu (17/1/2026) malam WIB.

Arbeloa melakukan debut mengecewakan setelah Madrid menelan kekalahan di Copa del Rey. Ironisnya, Madrid dikalahkan tim divisi bawah LaLiga 2 Albacete 3-2.

Tersingkir di Copa del Rey, Madrid bangkit saat kembali berlaga di LaLiga. Tampil di kandang sendiri, Madrid sempat bekerja keras sebelum menaklukkan Levante.

Kemenangan atas Levante menjadikan Madrid berhasil memangkas jarak poin dengan pimpinan klasemen Barcelona. Kini, Madrid yang mengantungi poin 48 dan masih terpaut satu poin dengan Barca. Namun Barca bakal menjauh dari kejaran Madrid bila mengalahkan Real Sociedad.

Sementara, Levante kian sulit keluar dari zona degradasi setelah menderita kalah untuk ke-11 kalinya. Levante menempati peringkat 19 atau dua strip dari bawah dengan poin 14.

Di laga itu, Arbeloa menurunkan skuad berbeda. Kali ini, Madrid tampil dengan kekuatan penuh, termasuk Vinicius Junior dan Jude Bellingham yang menjadi starter. Striker Kylian Mbappe juga kembali menjadi starter dan Arbeloa mempertahankan Gonzalo Garcia. Hanya dia digeser dengan menempati posisi di sayap kanan.

Meski memainkan tim terbaik, namun Madrid mengalami kesulitan menghadapi pertahanan kokoh Levante. Selain itu, Los Merengues memang gagal menunjukkan permainan maksimal. Mereka bermain lambat sehingga tidak ada serangan yang membahayakan gawang tim tamu.

Peluang terbaik diperoleh Mbappe yang sempat menjalani perawatan setelah berbenturan dengan bek Dean Huijsen saat pemanasan sebelum pertandingan. Hanya saja, tendangan voli Mbappe yang menerima umpan panjang ternyata masih melebar.

Skor masih imbang 0-0 saat babak pertama usai. Buntutnya, pemain dicemooh suporter sendiri saat berjalan menuju ruang ganti.

Memasuki babak kedua, Arbeloa merombak komposisi pemain dengan memasukkan anak muda, Franco Mastantuono dan Arda Guler.

Strategi pelatih yang merayakan hari jadi ke-43 ini pun memberi hasil positif. Permainan menyerang Madrid menjadi lebih hidup. Hasilnya, mereka tak perlu menunggu lama untuk memecah kebuntuan saat mendapat hadiah penalti di menit 58.

Wasit memberikan penalti setelah Mbappe dijatuhkan bek Adrian de la Fuente di kotak terlarang. Dan, kapten tim nasional Perancis itu sendiri yang mengeksekusi penalti sehingga Madrid unggul 1-0.

Ini merupakan gol ke-19 Mbappe musim ini. Dirinya pun sudah mengemas 50 gol selama 53 pertandingan di LaLiga. Namun Mbappe gagal memecahkan rekor top skor sepanjang masa Madrid, Cristiano Ronaldo, yang hanya butuh 51 pertandingan untuk mencetak 50 gol.

Setelah gol itu, Madrid sepenuhnya mengendalikan permainan. Serangan ofensif Los Blancos pun kembali memberi hasil saat bek Raul Asencio mencetak gol kedua di menit 65. Gol ini tercipta setelah sundulan Asencio sukses menyambut sepak pojok Guler.

Unggul 2-0 menjadikan Madrid kian agresif bermain ofensif. Bahkan mereka nyaris menambah gol melalui Bellingham. Hanya saja sundulan Bellingham yang menyambut umpan silang Federico Valverde bisa digagalkan kiper Mathew Ryan.

Demikian pula upaya dari Vinicius Jr masih bisa digagalkan Ryan. Tidak ada tambahan gol dan Madrid memenangkan laga dengan keunggulan 2-0. (Rio)

Related Articles

Latest Articles