Senin, Februari 2, 2026

Kementan Dukung Polisi Cekal Indah Megahwati Terkait Dugaan Korupsi

Jakarta, Demokratis

Kementerian Pertanian (Kementan) mendukung penuh langkah Polda Metro Jaya yang mencegah tersangka Indah Megahwati bepergian ke luar negeri. Pencekalan diajukan penyidik Subdit III Tipikor Ditreskrimsus demi kelancaran penyidikan sekaligus memastikan tersangka tetap berada di wilayah hukum Indonesia.

Informasi pencegahan itu diterima Kementan langsung dari Polda Metro Jaya. Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementan, Moch Arief Cahyono, mengatakan pihaknya mengapresiasi gerak cepat aparat.

Kasus yang menjerat Indah Megahwati berkaitan dengan dugaan korupsi perjalanan dinas di lingkungan Kementan dengan kerugian negara mencapai Rp5,94 miliar.

Kementan juga mengungkap adanya temuan dugaan penyimpangan lain yang menyeret nama tersangka, termasuk proyek fiktif senilai sekitar Rp27 miliar. Temuan tersebut berasal dari audit dan laporan internal kementerian sebagai bagian dari upaya bersih-bersih organisasi.

“Kami mengapresiasi langkah cepat penyidik Polda Metro Jaya yang segera melakukan pencegahan ke luar negeri, setelah sebelumnya juga melakukan penyitaan aset dalam perkara ini,” ujar Arief dalam keterangan tertulis, Minggu (1/2/2026).

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmennya mendukung penegakan hukum dan memberantas korupsi di tubuh Kementan tanpa kompromi, terutama jika perbuatan itu merugikan petani.

“Tidak ada kompromi bagi yang melakukan korupsi di Kementan selama saya ditakdirkan masih di sini, seperti dulu lima tahun yang lalu kami terus menjaga lembaga ini agar tidak terjadi pelanggaran,” tegas Mentan Amran.

Ia menambahkan, praktik persekongkolan korupsi harus diputus sampai ke akarnya. Amran memastikan penindakan dilakukan tanpa pandang bulu terhadap siapa pun di lingkungan Kementan.

“Targetku adalah petani sejahtera, maka itu yang begini-begini aku pecat. Ada yang bilang kami pencitraan, tetapi kan dia yang bermasalah. Jadi untuk sementara baru tiga orang yang terbukti bersekongkol. Ingat, kami akan kejar yang melakukan hal-hal seperti itu,” jelasnya. (Dasuki)

Related Articles

Latest Articles