Cianjur, Demokratis
PKBM Al-Hijrah yang berlokasi di Kampung Garduh RT 01 RW 03, Desa Jatisari, Kecamatan Bojong Picung, Cianjur, menjadi sorotan terkait dugaan manipulasi data siswa dalam sistem dapodik. Oknum yang diduga terlibat adalah Kepala Sekolah Irwan dan operator dapodik Andi Aprilian Rustandi.
Dugaan tersebut muncul setelah ditemukan kondisi jumlah siswa yang stagnan dari tahun ke tahun. Pada tahun ajaran 2025/2026, total siswa seluruh jenjang tercatat 829 orang – angka yang hampir sama sejak tahun 2023. Namun, pada tahun 2024 sebelum adanya pantauan dari awak media, data yang tercatat mencapai lebih dari 1.000 siswa.
Kondisi ini mengindikasikan adanya kemungkinan rekayasa data dalam pengelolaan dapodik yang dikelola oleh pihak PKBM. Tim media mengimbau aparat kepolisian, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, serta Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk segera melakukan pemeriksaan mendalam terkait dugaan pelanggaran tersebut. (Tim)
