Subang, Demokratis
Peristiwa menghebohkan ada seorang karyawati PT Taekwang di Subang melahirkan di dalam toilet, saat jam istirahat, Senin (9/2/2026), mendadak viral di media sosial. Namun sudah takdir-Nya, bayi laki-laki yang dilahirkan karyawati asal Tanjungsiang Subang itu meninggal dunia.
Menanggapi petistiwa viral yang menimpa karyawati tersebut, Senior Manager Labor PT Taekwang Indonesia Epi Slamet mengatakan, perusahaan langsung memberikan pertolongan pertama saat mengetahui kasus ini.
Perusahaan membawa ibu dan bayi ke fasilitas kesehatan terdekat sesuai protokol kesehatan dan keselamatan yang dimiliki perusahaan.
“Namun demikian, sangat disesalkan bahwa bayi yang baru lahir itu tidak dapat diselamatkan,” ujar Epi Slamet, Rabu (11/2/2026) siang dalam jumpa pers dengan awak media.
Selain menangani medis, manajemen PT Taekwang juga melaporkan kasus ini ke Polsek Subang. “Kami berterima kasih kepada pihak kepolisian karena sudah merespons dengan cepat laporan kami,” katanya.
Prosedur untuk perempuan hamil Epi Slamet menegaskan, perusahaan memiliki prosedur khusus bagi karyawan hamil, seperti memberikan tanda khusus dan menyesuaikan beban kerja untuk menjaga kesehatan ibu dan janin saat bekerja.
“Sebagai bentuk empati, pada Selasa (10/2/2026), manajemen PT Taekwang Indonesia mendatangi keluarga karyawan tersebut untuk menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya sang bayi,” katanya.
Sementara itu, Kanit PPA Satreskrim Polres Subang Aiptu Nenden Nur Fatimah mengatakan, kasus ini masih dalam proses penyelidikan.
“Kami masih meminta keterangan sejumlah pihak. Kami (juga) sudah mendatangi TKP dan meminta keterangan sejumlah pihak termasuk perusahaan dan karyawati, hingga pihak Puskesmas guna memastikan penyebab bayi tersebut meninggal,” beber dia.
Berdasarkan informasi dari sejumlah rekan kerja korban, karyawati yang melahirkan di toilet tersebut baru bekerja pada Desember 2025 lalu, dengan status belum menikah. “Infonya karyawati tersebut merupakan karyawati yang baru bekerja akhir tahun lalu,” ucapnya.
Hingga saat ini, polisi masih menunggu waktu yang tepat untuk menggali informasi dari sang ibu bayi berinisial M, mengingat kondisi kesehatannya yang masih dalam masa pemulihan. “Kita menunggu sang ibu bayi sehat dulu untuk meminta keterangan terkait kehamilannya, karena statusnya dilaporkan ke perusahaan masih lajang dan tak melaporkan juga karyawati tersebut sedang hamil,” katanya. (Abdulah)
