Minggu, Februari 15, 2026

Masyarakat Kecewa, Perbaikan Jalan Lintas Petapahan – Kandis Hanya Menggunakan Batu Sirtu

Kampar, Demokratis

Masyarakat sangat kecewa dengan perbaikan Jalan Lintas Petapahan – Kandis Kecamatan Tapung Hulu dan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Pasalnya, perbaikan jalan ini hanya menggunakan batu sirtu alias tambal sulam.

Salah seorang warga tidak mau disebut namanya yang tinggal di Jalan Lintas Petapahan – Kandis kepada Demokratis mengatakan, jalan yang sudah seperti kubangan kerbau ini tidak dipedulikan oleh Pemerintah Provinsi Riau.

“Ada perbaikan tapi hanya tambal sulam menggunakan batu krikil. Itu pun tak seluruh lobang atau kubangan kerbau yang siap memakan nyawa manusia itu ditambal,” katanya, baru-baru ini.

Dari informasi di lapangan penambalan jalan di sepanjang jalan tersebut dikerjakan oleh pemborong, namun berapa ratus juta biaya penambalan itu belum diketahui dengan persis. Namun yang disoroti publik bahwa Pemerintah Provinsi Riau terkesan tidak mendengar keluhan masyarakat.

Perbaikan jalan hanya menggunakan batu sirtu alias tambal sulam.

Sebelumnya wartawan Demokratis di Riau juga telah memberitakan terkait kerusakan jalan mulai perbatasan Sumatera Utara dengan Provinsi Riau. Padahal diketahui Provinsi Riau merupakan salah satu daerah memiliki segudang PAD karena daerah Provinsi Riau dikenal penghasil kelapa sawit. Namun kerusakan jalan di wilayan ini dibiarkan bigitu saja atau tak dipedulikan oleh pemerintah setempat.

Dari pantauan wartawan Demokratis di Kampar kerusakan jalan sepanjang jalan raya Petapahan -Kandis ini bukan hanya merugikan masyarakat namun secara umum pun jelas merugikan pihak yang melintasi daerah ini karena terpaksa lalu lintas tersendat untuk menghindari lobang-lobang yang menganga yang siap memakan korban manusia.

Apakah harus menunggu korban jiwa manusia baru diperbaiki kerusakan jalan raya Petapahan – Kandis Kecamatan Tapung Hulu dan Tapung Hilir ini?

Salah sorang pengendara yang melintas berharap Bupati Kabupaten Kampar maupun Pemerintah Provinsi Riau segera memperbaiki jalan dari perbatasan jalan Sumatera Utara dengan Provinsi Riau.

Kendaraan roda dua maupun roda empat maupun kendaraan besar yang mengangkut sembako baik dari Riau ke Sumatera Utara dan sebaliknya untuk melintasi wilayah ini berpikir seribu kali.

“Karena resiko sangat membahayakan, bisa patah as atau ban kendaraan bisa masuk kubangan yang menganga. Untuk itu, sebelum memakan korban atau menghambat perekonomian pemerintah segera turun tanggap memperbaiki kerusakan jalan lintas Petapahan – Kandis,” katanya. (AJH)

Related Articles

Latest Articles