Senin, Februari 16, 2026

Mitsubishi Fuso Siap Kembangkan Talenta Muda Indonesia

Jakarta, Demokratis

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi kendaraan niaga dan suku cadang dari Mitsubishi Fuso Truck & Bus Corporation (MFTBC) di Indonesia, memiliki cara tersendiri untuk mengembangkan talenta muda di tanah air.

KTB mendonasikan satu unit Mitsubishi Fuso Fighter sebagai kendaraan praktik ke SMK Negeri 3 Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Daisuke Okamoto selaku Presiden Direktur PT KTB menyampaikan bahwa, KTB selalu berupaya untuk berperan aktif menjalankan kegiatan sosial yang membawa dampak positif bagi masyarakat.

“Salah satunya dengan berbagi pengetahuan kepada para talenta muda yang nantinya akan berkontribusi terhadap perkembangan industri kendaraan niaga di masa depan,” katanya, dalam keterangan resminya yang diterima, Senin (16/2/2026).

Donasi kepada SMK Negeri 3 Mataram ini menjadi donasi kelima sekaligus penutup rangkaian donasi truk yang dijalankan oleh PT KTB selama tahun fiskal 2025. Sebelumnya, penyerahan donasi kendaraan praktik telah dilaksanakan pada tanggal 23 Januari 2026 bertempat di SMK Negeri 3 Sorong, Papua Barat Daya.

Pemberian donasi ini merupakan salah satu kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan dari PT KTB yang dilakukan di bawah program yaitu KTB FUSO Vocational Education Program (KTB FUSO VEP).

KTB melalui program ini telah bersinergi dengan institusi pendidikan kejuruan dan jaringan dealer resmi Mitsubishi Fuso untuk menjalankan berbagai bentuk kegiatan, antara lain pelatihan otomotif bersertifikat bagi guru dan siswa SMK, donasi peralatan pendukung pendidikan, serta seminar soft skill untuk mempersiapkan para siswa sebelum memasuki dunia industri.

Direktur Divisi Administration & HR PT KTB, Prasetio Hartono, menyampaikan bahwa pemberian donasi ini menjadi wujud nyata dari komitmen KTB untuk menyebarkan manfaat seluas mungkin bagi dunia pendidikan kejuruan di Indonesia.

“Kami juga berharap donasi ini dapat memberikan inspirasi terkait perkembangan teknologi otomotif sehingga mampu mendorong potensi inovasi bagi para peserta didik,” ungkap Prasetio Hartono. (Albert S)

Related Articles

Latest Articles