Jakarta, Demokratis
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono menilai kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Amerika Serikat sebagai momentum strategis untuk memperkuat diplomasi Indonesia di tengah dinamika geopolitik global. Ia berharap, hasil kunjungan membawa manfaat untuk rakyat Indonesia.
“Pertemuan bilateral dengan Presiden Donald Trump memiliki arti penting, bukan hanya dalam mempererat hubungan kedua negara, tetapi juga dalam membuka peluang kerja sama yang lebih luas dan saling menguntungkan,” ujar Dave kepada wartawan, Selasa (17/2/2026).
Dave berharap, agenda ini menghasilkan kesepakatan yang nyata, khususnya di bidang pertahanan, keamanan, serta teknologi yang menjadi ruang lingkup pengawasan Komisi I DPR RI.
Sementara itu, terkait isu tarif dagang yang telah lama dibahas, Dave menekankan agar setiap perundingan tetap berorientasi pada kepentingan nasional. Menurut Dave, aspek ini tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada posisi Indonesia dalam menjaga kedaulatan dan meningkatkan daya saing internasional.
“Dengan demikian, kami berharap diplomasi yang dijalankan dapat memastikan kerja sama bilateral berlangsung dengan prinsip kesetaraan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh rakyat Indonesia,” ungkap Dave.
Dave juga berharap, diplomasi yang ditempuh Presiden Prabowo Subianto semakin meneguhkan kedudukan Indonesia sebagai negara berdaulat, berpengaruh, dan dihormati dalam percaturan global.
Ia menegaskan, Komisi I DPR RI menyatakan dukungan penuh terhadap setiap langkah yang membawa keuntungan nyata bagi bangsa, khususnya dalam memperkuat kerja sama internasional yang sejalan dengan kepentingan nasional.
“Dengan tetap berpegang pada prinsip kesetaraan dan kemandirian, kami berkomitmen mengawal agar setiap hasil diplomasi benar-benar memperkuat posisi Indonesia di dunia sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan rakyat,” pungkas Dave.
Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan Kerja ke Washington DC, Amerika Serikat. Kepala Negara dan rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (16/2/2026).
Dalam Kunjungan ke Amerika Serikat ini Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, serta Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.
Dikutip dari Kementerian Sekretaris Negara,Presiden Prabowo diagendakan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membahas penguatan hubungan Indonesia dan Amerika Serikat, serta kerja sama strategis di berbagai bidang.
Kunjungan ini disebut menjadi bagian dari langkah aktif diplomasi Indonesia untuk memperkuat posisi nasional di tengah dinamika geopolitik global. (EKB)
