Como 1907 kembali membuat kejutan dengan mengalahkan tuan rumah Cagliari 2-1 di pertandingan Serie A Italia di Stadion Sant’Elia, Sabtu (7/3/2026) malam WIB. Kemenangan mengesankan yang membawa Como mampu menembus lima besar di klasemen sementara.
Kisah dongeng Como yang sebelumnya kurang diperhitungkan di kasta tertinggi Liga Italia berlanjut. Sepak terjang Como memang mengejutkan, terutama bila mengingat klub tersebut baru dua musim bermain di Serie A.
Musim lalu, Como mampu bertahan di papan tengah dengan menduduki peringkat 10 dalam debut sebagai tim promosi. Sebagai pencapaian yang termasuk mengesankan dari klub yang didukung Djarum Group, perusahaan rokok papan atas Indonesia. Sukses itu sepertinya berlanjut saat I Lariani menunjukkan konsistensi di bawah asuhan Cesc Fabregas.
Belakangan, Como bermain cemerlang dengan menaklukkan tim elite Juventus 2-0. Kemenangan kian berarti karena Como mengalahkan Juve yang bermain di kandang sendiri. Tren positif itu berlanjut saat Nico Paz dkk menghajar Lecce 3-1.
Setelah menahan Inter Milan 0-0 di semifinal pertama Coppa Italia, Como mencetak hattrick kemenangan dengan menaklukkan Cagliari. Kemenangan yang menjadikan Como berpeluang mewujudkan mimpi meraih tiket bermain di Liga Champions setelah menguatkan posisi di lima besar dengan mengantungi poin 51.
Poin Como sama dengan AS Roma yang berada di peringkat empat atau di zona Liga Champions. Namun Roma masih unggul selisih gol dan masih menyimpan satu pertandingan.
Sementara, Cagliari masih berada di papan bawah. Mereka menduduki peringkat 13 dengan poin 30. Cagliari tetap harus waspada karena hanya unggul enam poin dengan tim yang berada di zona degradasi.
Di pertandingan itu, Como mengambil inisiatif menyerang sehingga mampu menekan pertahanan Cagliari. Usaha mereka membuahkan hasil saat Martin Baturina membobol gawang tuan rumah di menit 14. Gol ini berawal dari serangan Como yang dibangun Lucas Da Cunha di lini tengah. Da Cunha kemudian memberikan assist kepada Baturina yang menuntaskannya lewat sepakan dari jarak dekat.
Unggul 1-0 menjadikan Como kian agresif bermain menyerang. Hanya serangan mereka tak membuahkan gol kedua dan skor itu bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Cagliari mulai bangkit. Mereka membangun serangan dan usahanya pun membuahkan hasil di menit 56. Gelandang serang Sebastiano Esposito akhirnya memecah kebuntuan setelah menerima umpan matang dari Adam Obert. Skor berubah 1-1.
Gol itu tak membuat Como goyah. Mereka kembali melakukan tekanan dan upaya itu memberi hasil. Kali ini, Da Cunha yang membawa Como kembali unggul setelah tendangannya ke sudut atas gawang gagal diselamatkan kiper Elia Caprile. Gol yang tercipta di menit 76 membawa Como unggul 2-1. Skor itu tak berubah hingga akhir laga. (Rio)
