Senin, Maret 23, 2026

Istri Noel Sebut Yaqut Tidak Ada di Rutan KPK Sejak Kamis Malam

Jakarta, Demokratis

Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas rupanya sudah tak berada di Rumah Tahanan (Rutan) KPK sejak Kamis (18/3/2026) malam. Tersangka korupsi kuota haji itu pun absen dalam barisan salat Idulfitri di kantor lembaga antirasuah, Sabtu (21/3/2026).

Kabar hilangnya Yaqut dibeberkan oleh Silvia Rinita Harefa, istri mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer, usai menjenguk suaminya di momen Lebaran hari ini. Silvia mengaku mendapat informasi valid dari para tahanan di dalam.

“Tadi sih sempat enggak liat Gus Yaqut ya. Infonya sih katanya keluar hari Kamis malam. Dalam pekan ini sebelum hari Jumat kemarin,” kata Silvia kepada awak media di Gedung KPK.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, Yaqut disebut keluar rutan sekitar pukul 19.10 WIB pada Kamis malam dan tidak kembali hingga Sabtu siang. Alasan pemeriksaan lanjutan yang beredar pun dinilai janggal oleh para tahanan.

“Infonya katanya mau diriksa ke depan. Tapi tadi salat Id kata orang-orang dalam, enggak ada. Orang-orang di rutan enggak pernah liat lagi. Jam 19.10 WIB kata menurut info dari dalem sih,” jelas Silvia.

Absennya Yaqut memicu tanda tanya besar di kalangan penghuni rutan, termasuk bagi Immanuel Ebenezer alias Noel. Mereka heran ada pemeriksaan yang dilakukan tepat menjelang malam takbiran.

“Pak Noel di dalam berlima ya. (Soal Yaqut enggak di rutan-red), semuanya pada tahu. Cuma mereka itu bertanya aja gitu. Katanya ada pemeriksaan, tapi kan enggak mungkin menjelang malam takbiran ada riksa, apalagi sampe hari ini tidak ada, sampe sekarang ini enggak keliatan,” tutur Silvia.

Padahal, Rutan KPK sedang menggelar layanan khusus Idulfitri 1447 H. Rangkaian dimulai dengan salat Id berjamaah pada pukul 06.30 WIB yang diikuti tahanan lain, seperti Bupati Pati nonaktif Sudewo.

KPK saat ini menampung 81 tahanan yang tersebar di Gedung Merah Putih dan Gedung C1. Pihak lembaga mengklaim layanan kunjungan tatap muka ini sebagai bentuk komitmen menjunjung hak asasi manusia bagi setiap tahanan dalam menjalankan ibadah dan bertemu keluarga. (Dasuki)

Related Articles

Latest Articles