Sukabumi, Demokratis
Pemerintah Desa (Pemdes) Neglasari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi secara resmi menggelar Kegiatan Pengukuran, Pemetaan, dan Informasi Bidang Tanah. Hal itu guna mempercepat kepastian hukum aset kepemilikan tanah warga dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun anggaran 2026, berlangsung di Aula Desa Jl. Sukabumi – Sagaranten, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari proyek strategis nasional Integrated Land Administration and Spatial Planning Project (ILASPP), yang didukung oleh Bank Dunia, bertujuan untuk membangun sistem administrasi pertanahan yang modern, transparan, dan terintegrasi secara digital.
Kepala Desa (Kades) Neglasari Iyan Supiani mengatakan, program penantian warga yang sudah ditunggu -tunggu untuk memiliki sertifikat tanah resmi dengan proses yang lebih sistematis dan terukur.
“Penerima manfaat program PTSL untuk seluruh warga yang memiliki aset tanah tapi belum memiliki sertifikat resmi (Sertifikat Hak Milik/SHM). Adapun diutamakan bagi warga golongan ekonomi menengah ke bawah,” ujar Iyan.
“Tapi secara umum bisa terbuka buat siapa saja yang tanahnya masuk dalam wilayah penetapan lokasi (Penlok) program PTSL,” tambahnya.
Lanjut Ia mengimbau, di kala saat pelaksanaan pengukuran dari tim satgas pertanahan bersama perangkat desa untuk melakukan identifikasi batas tanah agar disaksikan pemilik tanah dan tetangga perbatasan, agar tidak jadi permasalahan di masa depan.
“Untuk mendaftarkan tanah melalui program PTSL warga agar menyiapkan sejumlah dokumen identitas diri dan bukti kepemilikan tanah seperti KTP, KK, serta bukti kepemilikan tanah SPPT PBB, Girik, atau surat pernyataan fisik lainya,” ucapnya.
Kedes menerangkan, melaui proyek PTSL, data bidang tanah di Desa Neglasari tidak hanya akan tercatat secara yuridis, tetapi juga dipetakan secara digital untuk mendukung perencanaan tata ruang desa yang lebih baik.
“Mari kita dukung dan menyukseskan program ini demi pengamanan aset masa depan dan peningkatan nilai ekonomi tanah khususnya di wilayah,” tutupnya. (Iwan)
