Kamis, April 9, 2026

Mengenal Lebih Dekat Sosok Kepala Kantor Pertanahan Sumbawa, Dendy Herlan, S.IP, M.IP

Oleh Juanda Sipahutar Wartawan Demokratis

Dendy Herlan, S.IP, M.IP, sejak tahun 2023 lalu menduduki jabatan orang nomor satu di Kantor ATR/BPN Sumbawa. Putra Pasundan, Jawa Barat ini, dikenal miliki kinerja yang handal dan ulet. Ia juga memilki sifat terbuka maupun akuntable terhadap siapa pun khususnya dalam pelayanan masyarakat.

Bisa dibilang pria yang ramah dan familiar ini, karirnya sebagai ASN di Kantor Pertanahan cukup melejit signifikan.

Goresan tinta pena Juanda Sipahutar wartawan Demokratis mencatat bahwa nama seorang Dendy Herlan di lingkungan Kantor Pertanahan di Jawa Barat, sudah cukup dikenal.

Kantor ATR/BPN dan jabatan yang telah dilakoninnya adalah di Kantor Pertanahan Karawang sebagai Kepala Seksi PHP kurang lebih 2 tahun, Kepala Seksi PHP di BPN Garut, Jawa Barat, Kasi PHP di BPN Kabupaten Bekasi.

Dan juga jabatan kasubsi di beberapa Kantor Pertanahan di lingkungan Jawa Barat, Dendy Herlan sudah merasakan selaku abdi negara di bidang pertanahan.

Kalau berbicara terkait dengan program pemerintah soal program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), selalu berhasil dan tuntas dikerjakan, maka tak heran bahwa Kantor Pertanahan Karawang, Jawa Barat, kerap peringkat atas yang berhasil menyelesaikan sertifikat PTSL ketika dijabat oleh Kepala Pertanahan Andi Bakti, maupun Pitri Hasibuan, yang berkolaborasi dengan Kasi Pengukuran Nur Ali.

Kini Dendy Herlan, S.IP, M.IP, memangku jabatan Kepala ATR/BPN Sumbawa. Dari beberapa berita online lokal Sumbawa memberitakan bahwa ada 3 desa di Sumbawa mendapat 1.500 bidang sertifikat gratis.

Kepada wartawan Kepala Pertanahan Sumbawa Dendy Herlan mengatakan bahwa PTSL di BPN Sumbawa pada tahun 2026 ini berjumlah 1.500 bidang.

“Untuk Kabupaten Sumbawa, dialokasikan sekitar 1.500 bidang tanah yang diprioritaskan bagi tiga desa,” katanya.

Masih kata Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sumbawa, Dendy Herlan, bahwa kuota tersebut merupakan bagian dari target nasional program sertifikasi tanah gratis. “Program ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum hak atas tanah kepada masyarakat,” katanya.

Menurut Dendy, pelaksanaan PTSL 2026 di Kabupaten Sumbawa difokuskan di Desa Sepakat Kecamatan Plampang, Desa Jorok Kecamatan Unter Iwes dan Desa Orong Bawah Kecamatan Utan. “Ketiga desa tersebut ditetapkan sebagai lokasi prioritas, berdasarkan hasil verifikasi dan kesiapan administrasi,” jelasnya.

“Untuk tahun 2026, Kabupaten Sumbawa memperoleh alokasi sekitar 1.500 bidang. Program ini diprioritaskan bagi tiga desa yang telah ditetapkan,” lanjutnya.

Pria kelahiran Bandung, Jawa Barat ini juga menambahkan bahwa program PTSL tahun ini dilaksanakan dalam dua tahap dan penyerahan dan pendistribusian sertifikat elektronik kepada pemilik yang berhak, direncanakan dilakukan pada akhir tahun dan tentunya setelah seluruh proses administrasi dan pengukuran bidang tanah rampung.

Saat ini, kata Dendy Herlan, dokumen pendukung program PTSL 2026 masih dalam tahap finalisasi di tingkat pusat. Sebelum kegiatan lapangan dimulai, pihaknya akan membentuk panitia pelaksana, guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan.

“Jika seluruh persiapan administrasi selesai, kegiatan lapangan ditargetkan mulai paling cepat Maret mendatang,” jelas Dendy.

Pelaksanaan PTSL, kata dia, tidak terlepas dari dukungan pemerintah desa dan partisipasi aktif masyarakat. Koordinasi intensif terus dilakukan untuk mempersiapkan dokumen pertanahan.

“Termasuk proses pengukuran dan pendataan bidang tanah milik warga. Program PTSL merupakan upaya pemerintah untuk mempercepat pendaftaran tanah secara menyeluruh dan memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah masyarakat. Dengan sertifikat resmi, diharapkan potensi sengketa lahan dapat ditekan, sekaligus mendorong peningkatan nilai ekonomi aset masyarakat di daerah,” pungkasnya. ***

Related Articles

Latest Articles