Kamis, April 9, 2026

Kalah dari PSG di Liga Champions, Liverpool Kian Terpuruk

Paris Saint-Germain kembali menunjukkan dominasi atas Liverpool dan meraih kemenangan 2-0 pada laga pertama perempat final Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Paris, Kamis (9/4/2026) dini hari WIB. Kekalahan yang menjadikan Liverpool kian terpuruk.

Liga Champions menjadi satu-satunya harapan Liverpool meraih trofi setelah tersingkir di Piala FA. Pada laga akhir pekan lalu, Liverpool berupaya tetap bertahan di Piala FA. Hanya dalam duel di babak perempat final di Etihad, Liverpool malah dibantai Manchester City 4-0.

Pupus sudah asa The Reds di turnamen sepak bola tertua di muka bumi ini. Gagal di Piala FA, Liverpool juga sudah pasti tak bisa mempertahankan trofi juara Premier League Inggris karena masih tertahan di peringkat lima. Jangankan berupaya mengejar pimpinan klasemen Arsenal, mereka memburu peringkat empat atau masuk zona Liga Champions saja masih sulit.

Kini, Liverpool berharap pada Liga Champions. Namun ini memang tidak sesuai angan dan Liverpool kian terpuruk karena harus menelan kekalahan saat menyambangi markas PSG.

Laga ini merupakan ulangan musim lalu di babak 16 besar. Saat itu, Liverpool beruntung bisa menang 1-0 di kandang PSG. Namun mereka kemudian kalah juga dengan skor 1-0 di kandang sendiri di Anfield. Liverpool pun akhirnya kalah adu penalti. Sedangkan PSG terus melaju dan kemudian menjadi juara.

Kegagalan mengulang kemenangan di Paris menyulitkan langkah Liverpool untuk lolos ke semifinal. Meski bertindak sebagai tuan rumah pada laga kedua yang digelar Rabu (15/4/2026) dini hari WIB, Liverpool harus bisa mengejar defisit gol seperti saat menyingkirkan Galatasaray di babak 16 besar.

Paling tidak, Virgil van Dijk dkk butuh kemenangan 3-0 untuk menyingkirkan PSG. Sebaliknya, PSG hanya butuh hasil imbang agar dalam upaya mempertahankan titel juara.

Di pertandingan itu, manajer Arne Slot yang berada di bawah tekanan menyusul keterpurukan Liverpool justru melakukan perjudian. Slot memilih membangkucadangkan pemain andalan Mohamed Salah dengan menjadikan Florian Wirtz di lini depan untuk berduet dengan Hugo Ekitike yang menghadapi eks klubnya. Ekitike sendiri hanya bertahan di PSG selama 18 bulan karena kesulitan menggeser tiga bintang, Kylian Mbappe, Lionel Messi dan Neymar.

Meski demikian, PSG tetap bermain lebih baik. Pimpinan klasemen Ligue 1 Perancis ini sedikit unggul dalam penguasaan bola. Bahkan tuan rumah sudah unggul saat laga baru memasuki menit 11. Pemain sayap Desire Doue langsung memecah kebuntuan saat menguasai bola dan kemudian berlari menuju kotak penalti.

Dirinya menunjukkan aksi individu saat menggocek bola dengan mengecoh pemain Liverpool yang mencoba menghadangnya. Doue sempat balik badan sebelum melepaskan tendangan yang mengenai kaki gelandang Ryan Gravenberch.

Bola sedikit berbelok arah sebelum meluncur ke sudut atas gawang yang gagal dijangkau kiper Giorgi Mamardashvili dan membawa PSG unggul 1-0.

Setelah gol itu, PSG kian agresif menekan Liverpool. Mereka kembali menciptakan peluang Khvicha Kvaratskhelia yang bisa digagalkan Mamardashvili. Selanjutnya, Doue mendapat peluang kedua tetapi kali ini dia gagal mengonversi menjadi gol.

Pertandingan itu sendiri berjalan satu arah karena ball possession PSG mencapai 70%. Liverpool hanya bisa bertahan dan mendapat satu peluang melalui Jeremie Frimpong. Namun belum apa-apa, dia sudah tak bisa melanjutkan serangan karena keburu offside.

Di babak kedua, permainan PSG tak berubah. Tim asuhan Luis Enrique tetap bermain ofensif dan striker Ousmane Dembele nyaris memperbesar keunggulan. Hanya saja sepakan pemain timnas Perancis ini masih melambung tipis di atas mistar gawang.

Setelah berkali-kali gagal, PSG akhirnya bisa menambah gol saat Kvaratskhelia mengatasi kebuntuan di menit 65. Pemain timnas Georgia ini menyambut umpan ciamik dari Joao Neves.

Dirinya sempat hendak dihentikan Gravenberch namun tetap bisa melepaskan tendangan yang menaklukkan Mamardashvili, kompatriotnya yang menggantikan Alisson Becker di laga tersebut.

Skor berubah 2-0 untuk PSG. Liverpool nyaris kian terpuruk saat bek Ibrahima Konate melakukan pelanggaran dengan menjatuhkan Warren Zaire-Emery di kotak penalti. Beruntung wasit tidak menjatuhkan penalti dan membiarkan insiden itu.

Liverpool kembali mendapat bantuan dari tiang gawang menjelang laga usai. Sepakan Dembele masih membentur tiang gawang sehingga gagal menambah gol. Skor 2-0 itu bertahan hingga laga usai. (Rio)

Related Articles

Latest Articles