Minggu, Mei 10, 2026

Ribuan warga Padati Alun-alun Karawang Sambut Kirab Mahkota Binokasih

Laporan Juanda Sipahutar

Ribuan masyarakat Kabupaten Karawang memadati kawasan Alun-alun Karawang untuk menyaksikan Kirab Tatar Sunda yang menampilkan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake, Sabtu (9/5/2026).

Warga mulai berdatangan sejak sore hari untuk mendapatkan posisi terbaik menyaksikan arak-arakan budaya tersebut. Rute kirab dimulai dari Stasiun Karawang dan dijadwalkan berakhir di Alun-alun Karawang sekitar pukul 17.00 WIB.

Salah seorang warga, Riyan (32), mengaku sengaja datang lebih awal bersama keluarganya dari Kecamatan Rengasdengklok untuk melihat langsung Mahkota Binokasih.

“Saya datang dari jam 16.10 WIB bersama keluarga. Memang sengaja ingin lihat langsung Mahkota Binokasih karena ini momen langka dan bersejarah bagi masyarakat Karawang,” ujarnya.

Ia mengatakan antusiasme masyarakat sangat tinggi karena kirab budaya tersebut jarang digelar di Karawang.

“Penasaran ingin lihat bentuk mahkotanya secara langsung. Biasanya hanya lihat dari foto atau media sosial,” katanya.

Sementara itu, Mahkota Binokasih sebelumnya telah tiba di Karawang dan disambut langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Gedung Singaperbangsa Karawang.

Dalam keterangannya, Bupati Aep menyampaikan bahwa Mahkota Binokasih bukan sekadar simbol kerajaan, melainkan warisan budaya Sunda yang sarat makna.

“Mahkota Binokasih Sanghyang Pake bukan hanya sekadar simbol kerajaan, tetapi lambang keberanian, kebijaksanaan, dan kewibawaan para pemimpin tanah Sunda,” kata Aep.

Ia juga mengajak masyarakat Karawang untuk bersama-sama menyaksikan kirab budaya Karawang. ***

Related Articles

Latest Articles