Jumat, Mei 15, 2026

Proyek Rehabilitasi Irigasi di Bangli Sudah Dimanfaatkan Petani

Bangli, Demokratis

Proyek rehabilitasi jaringan utama irigasi daerah irigasi (DI) di Kabupaten Bangli, Bali, sudah difungsikan untuk menjaga ketersediaan air pertanian.

Keberadaan infrastruktur ini sangat memberikan dampak langsung bagi para petani melalui peningkatan keandalan pasokan air serta mendukung produktivitas pertanian secara berkelanjutan.

Pekerjaan saluran irigasi sekunder dan primer di Kabupaten Bangli ini, dibangun dan tersebar di sembilan titik, di antaranya Subak Manuk, Tampuagan, Aya, Pembungan, Bangbanglet, Uma Selat, Tembuku, Bekutel dan Apuan.

Untuk seluruh pekerjaan sudah rampung dan kini memasuki masa pemeliharaan. Dengan telah difungsikannya jaringan irigasi ini, maka distribusi utama air bagi kawasan pertanian setempat menjadi lebih terukur dan merata.

Dari pantauan langsung di Subak Tampuagan, Kecamatan Tembuku, saluran air kini mengalir cukup lancar.

“Proyek rehabilitasi ini sudah beroperasi dan dimanfaatkan masyarakat petani,” kata rekanan proyek di lapangan ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat (15/5/2026).

Kendati demikian, menurut rekanan itu,  ada beberapa titik yang masih harus diperbaiki.

“Perbaikan masih menunggu moment yang tepat setelah masa tanam dan pengolahan agar aktivitas petani tidak terganggu. Hal ini karena petani sedang butuh air agar tersalurkan ke persawahannya,” paparnya.

Dia menjelaskan, kalangan petani berharap kedepan proyek inpres rehabilitasi irigasi ini bisa berlanjut lagi, untuk memperbaiki saluran irigasi lebih lanjut, karena masih banyak saluran irigasi yang perlu mendapatkan perbaikan lebih lanjut. (GT)

Related Articles

Latest Articles