Karawang, Demokratis
Aksi unjuk rasa yang digelar oleh sekelompok massa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Front Mahasiswa Nasional (FMN) di depan PT Astra Daihatsu Motor Casting Plant, Desa Sukaluyu, Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang, berlangsung aman dan tertib pada Rabu (3/6/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 17.00 WIB ini diikuti oleh sekitar 30 orang peserta, yang terdiri dari pengurus GMNI Karawang, FMN, serta perwakilan DPD GMNI DKI Jakarta. Aksi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua GMNI Kabupaten Karawang, Tri Prasetio Mumpuni, didampingi oleh koordinator lapangan Alfani dan Bagas.
Dalam orasinya, massa aksi menyampaikan sembilan tuntutan yang mencakup spektrum isu yang luas, mulai dari masalah domestik hingga geopolitik internasional. Beberapa poin utama yang diangkat antara lain:
1). Isu Geopolitik: Penolakan terhadap agresi di berbagai negara seperti Palestina, Lebanon, Iran, dan Kuba, serta tuntutan agar Indonesia keluar dari Board of Peace.
2 ). Kedaulatan Nasional: Penolakan terhadap kerja sama militer dan perdagangan yang dinilai tidak seimbang dengan AS, serta penolakan penggunaan Pulau Morotai sebagai pangkalan militer internasional.
3). Ekonomi & Kesejahteraan: Tuntutan penghentian investasi monopoli asing, kenaikan upah minimum, jaminan hidup layak bagi pekerja (buruh, guru, nakes, dosen), serta penolakan terhadap kenaikan pajak.
4). Reforma Agraria: Desakan terhadap perwujudan Reforma Agraria Sejati dan penguatan industri nasional.
Di balik berjalannya aksi yang tertib tersebut, terdapat peran vital dari Kapolsek Telukjambe Timur, Kompol Aries Riyanto. Memimpin langsung jajaran personel gabungan dari Polres Karawang dan Polsek Telukjambe, Kompol Aries memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tanpa gangguan berarti.
Pengamanan dilakukan secara cermat berdasarkan Surat Perintah (Sprin) Nomor: 668/VI/PAM.3.2./2026. Dengan mengedepankan pendekatan pengamanan terbuka dan tertutup, Kompol Aries berhasil mengawal massa aksi hingga mereka membubarkan diri dengan tertib pada pukul 18.00 WIB.
“Kami telah menempatkan personel sesuai prosedur untuk memastikan penyampaian pendapat di muka umum berjalan dengan aman dan lancar. Syukur Alhamdulillah, kegiatan hari ini berakhir dengan situasi yang tetap kondusif,” ujar Kompol Aries Riyanto.
Seluruh rangkaian unjuk rasa dinyatakan berakhir sepenuhnya pada pukul 18.10 WIB. Berkat kesiapsiagaan jajaran kepolisian di bawah komando Kompol Aries Riyanto, aktivitas di sekitar lokasi PT Astra Daihatsu Motor Casting Plant tetap berjalan normal dan tidak terjadi gesekan yang berarti. (Cbr)
