Kamis, Juni 13, 2024

BPPW Banten Turut Meringankan Beban Masyarakat Terdampak COVID-19 di Beberapa Wilayah Provinsi Banten Dengan Salurkan Bansos Sembako

Serang, Demokratis

Insan PUPR Provinsi Banten Memberikan 1001 paket sembako yang berhasil dikumpulkan dan di distribusikan ke beberapa titik yang tersebar di 5 kabupaten/kota di wilayah Banten, diantaranya Kota Serang, Kabupaten Serang, Kab. Pandeglang, Kab.Lebak dan Kab. Tangerang. Bantuan tersebut didapat dari gabungan 3 Balai dan 3 Satker di lingkungan Kementerian PUPR di wilayah Banten.

Dari 1001 paket sembako yang berhasil dikumpulkan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Banten, memberikan 475 Kantong sembako dengan total senilai Rp 95 Juta yang disalurkan secara serentak di 3 lokasi Provinsi Banten. di distribusi 125 Kantong di Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen Kota Serang, 125 Kantong di Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Curug, Kota Serang, 225 Kantong di Desa Ketapang, Kecamatan Mauk Kab. Tangerang.

Kepala BPPW Banten Rozali Indra Saputra dalam arahanya mengungkapkan “Penyaluran Bansos sebagai wujud kepedulian/solidaritas/gotong-royong Keluarga Besar BPPW Banten, bersama Dharma Wanita, KORPRI Kementerian BPPW Banten, guna mengurangi beban masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), yang terdampak langsung Pandemi COVID-19”.

“Secara umum kita berharap hal ini dapat meringankan beban masyarakat dari dampak pandemi ini. Bantuan sosial ini diprioritaskan distribusinya kepada masyarakat miskin, disabilitas, manula, penggali kubur, pemulung, ojek online dan pekerja yang terdampak PHK” Indra menambahkan.

Bantuan ini merupakan donasi pribadi yang dikumpulkan secara sukarela sejak 24 – 29 April 2020, sehingga bukan bersumber dari dana APBN. Setiap kantong bantuan sembako berisikan beras, minyak goreng, makanan kemasan hingga kebutuhan bahan pokok pendukung.

Kegiatan penyaluran Bansos secara simbolis diawali oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Gedung Kementerian PUPR, Jakarta, Kamis (30/4/2020) melalui video teleconferensi, yang diikuti secara serentak oleh balai /kantor di lingkungan Kementerian PUPR yang tersebar di 34 Provinsi  dengan tetap memperhatikan pada Protokol COVID-19.

Diharapkan selain memberi manfaat sosial bagi masyarakat terdampak COVID-19, kegiatan penyaluran Bansos juga turut berkontribusi pada mitigasi dampak ekonomi terhadap Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia, misal dalam pembuatan tas (goody bag), pembelian bahan sembako, masker dan lainnya. serta memperhatikan adanya penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di beberapa wilayah di Provinsi Banten yang berdampak pada perekonomian masyarakat menjadi menurun. Sebagai rasa kepedulian Insan PUPR di Provinsi Banten untuk mengurangi dampak akibat penyebaran Covid-19. (Reimon)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest Articles