Minggu, April 5, 2026

Dikebumikan Tanpa Penghargaan Upacara Pemakaman, Kasat Pol PP Dinilai Tak Hiraukan Kematian Anggotanya

Jeneponto, Demokratis

Berpulangnya ke Rahmatullah anggota Satpol Pol PP Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, almarhum Resman Bin Rade yang dikebumikan tanpa penghargaan upacara pemakaman, membuat sejumlah keluarga almarhum, sangat menyayangkan dan menilai Kasat Pol PP, Saharuddin, tidak menghiraukan kematian oknum anggotanya, sehingga tak kunjung datang berbelasungkawa menghadiri acara pemakaman anggotanya itu.

Keluarga besar almarhum Resman berpendapat, bahwa mengingat jasa almarhum yang sudah berpengabdian honorer kurang lebih 12 tahun lamanya, maka seharusnya pihak Satpol PP sedikit menghargai pengabdiannya itu dan patut diberi perhagaan paling tidak upacara pemakamannya saja.

“Seharusnya Kasat Pol PP, Saharuddin, hadir datang melayat secara langsung demi untuk menghargai anggotanya yang sudah mengabdi selama kurang lebih sekitar 12 tahun sejak dari tahun 2014 silam menjadi bagian dari Satpol Pol PP Jeneponto,” ungkap pihak keluarga almarhum Resman, Sabtu (4/4/2026).

Setidaknya, lanjutnya, keluarga butuh penjelasan langsung dari Kasatpol PP ataupun yang diutus sebagai representasi instansi atau perwakilan dari pejabat di Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Jeneponto.

“Kasihan yang datang hanya beberapa orang anggota Satpol Pol PP yang diutus, tapi acuhnya juga mereka pulang sebelum dikuburkan dengan alasan sebentar kembali lagi, namun anggota Satpol Pol PP datang saat jenazah telah berada dalam kuburannya,” bebernya.

Dengan demikian, almarhum Resman Bin Rade tidak mendapatkan prosesi upacara pelepasan jenazah, yang biasanya menjadi standar prosedur atau tradisi bagi anggota Satpol Pol PP yang gugur atau wafat saat masih aktif.

Untuk diketahui, sebelum pemakaman dan saat almarhum terbaring di rumah duka, pihak keluarga Resman berusaha menghubungi Kasat Pol PP Saharuddin melalui sambungan telepon seluler namun dalam keadaan memanggil itu menandakan nomornya tidak aktif.

“Assalamualaikum tabe pak kasat kenapa tidak datangki melayat dan tidak mengupacarakan almarhum Resman, kemarin?” begitu bunyi pesan WhatsApp salah satu keluarga almarhum Resman kepada Kasat Pol PP Jeneponto, Saharuddin.

Selang satu hari pasca penguburan Resman, Kasat Pol PP Jeneponto, Saharuddin melalui telepon WhatsApp-nya meminta maaf ke pihak keluarga almarhum Resman atas ketidak hadirannya di saat persemayaman, penguburan, dan saat yang seharusnya digelar upacara pemakaman bagi almarhum Resman.

“Minta maaf saya tidak sempat hadir melayat dan tidak sempat menggelar upacara pemakaman almarhum Resman, berhubung sedang berada di Makassar untuk menghadiri acara pesta keluarga di Makassar,” kata Saharuddin, Minggu (5//4/2026).

“Coba saya ada di Jeneponto pasti saya upacarakan karena sebelum-sebelumnya tidak ada yang terlewatkan untuk diupacarakan kalau ada seperti itu,” tutup Saharuddin. (Syarifuddin Awing)

Related Articles

Latest Articles