Banjar, Demokratis
Suasana religius dan penuh khidmat mewarnai pelaksanaan Gebyar Munaqosyah Santri Diniyah Desa Langensari Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Desa Langensari, Minggu (25/1/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Desa Langensari, Dusun Sukahurip, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, dan dihadiri ratusan peserta dari berbagai unsur masyarakat.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB hingga 11.30 WIB ini diikuti sekitar 300 orang, terdiri dari unsur pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, wali santri, serta para santri dan santriwati peserta munaqosyah. Gebyar Munaqosyah menjadi agenda penting sebagai bentuk evaluasi kemampuan santri dalam membaca, menghafal, serta memahami Al-Qur’an dan pelajaran diniyah lainnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakil Wali Kota Banjar, Ketua Sementara DPRD Kota Banjar, perwakilan Kementerian Agama, Ketua Baznas, Kepala Pelaksana BPBD, perwakilan Satpol PP, Kabag Kesra, Ketua FKDT, unsur Muspika Langensari, Kepala Desa Langensari, serta unsur TNI-Polri yang diwakili. Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Panitia Ust. Drs. KH. Sujono Iskandardinata, M.Pd.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Banjar menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para guru, ustaz, ustazah, serta orang tua yang dengan penuh keikhlasan telah berjuang mendidik generasi muda melalui pendidikan madrasah diniyah. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Wali Kota Banjar yang pada waktu bersamaan menghadiri agenda resmi lainnya.
Sebanyak 169 santri se-Desa Langensari mengikuti munaqosyah sebagai bagian dari upaya menumbuhkan semangat belajar agama, membentuk karakter islami, serta mencetak generasi yang saleh dan salehah, berakhlak mulia, serta berbakti kepada orang tua dan bangsa. Kegiatan diakhiri dengan acara inti munaqosyah, penyerahan piagam, dan penutupan.
Secara umum, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Polri melalui Polres Banjar menyatakan dukungannya terhadap kegiatan-kegiatan keagamaan dan pendidikan yang berperan penting dalam memperkuat moral serta karakter generasi muda sebagai fondasi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di masa depan. (Deni)
