Rabu, Februari 4, 2026

Gerakan Asri Digulirkan, Presiden Minta Kepala Daerah hingga Sekolah Turun Bersih-bersih

Jakarta, Demokratis

Presiden mendorong pelibatan langsung kepala daerah, sekolah, kementerian, hingga BUMN dalam Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah), gerakan bersih-bersih yang ditegaskan dalam forum resmi pemerintah. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut arahan itu berlaku lintas level pemerintahan.

“Pak Presiden sudah menyampaikan. Kepala daerah, gubernur, bupati, wali kota, semuanya ayo bersih-bersih,” kata Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (3/2/2026). Arahan tersebut juga menyasar sekolah di bawah kewenangan provinsi dan kabupaten/kota.

Presiden meminta kementerian serta BUMN memberi contoh. Bila daerah mengalami kendala, dukungan dapat melibatkan TNI. “Menteri-menteri kasih contoh, kementerian kasih contoh. Kalau tidak bisa, TNI,” ujarnya.

Teddy menyebut kegiatan bersih-bersih telah dilakukan sebelumnya, namun kini ditegaskan dalam satu gerakan bersama. Lingkupnya tidak terbatas pada kantor pemerintahan, melainkan juga lingkungan pendidikan.

Soal Gerakan ASRI dan sampah ini memang menjadi konsen Presiden Prabowo Subianto. Hal itu ia sampaikan di Sentul, Bogor saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, Senin (2/2). Seskab sendiri sebelum menemui wartawan juga memimpin langsung Gerakan Asri di istana. (EKB)

Related Articles

Latest Articles