Tegal, Demokratis
Program ketahanan pangan Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal yang menghabiskan anggaran 20 persen dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2025 atau senilai Rp50 jutaan hanya menghasilkan pupuk kompos dan kolam ikan lele yang terbuat dari plastik.
Dari hasil investigasi wartawan Demokratis di lokasi, hanya terlihat ada beberapa kolam bunder yang terbuat dari plastik berisikan ikan lele kecil-kecil, sepertinya masih berbentuk bibit.

Kepala Desa Jatimulya, Daryono, ketika dikonfirmasi di kantornya mengatakan bahwa perencanaan awal karena adanya komunikasi dengan salah satu universitas di Semarang melalui salah satu pejabat di Kecamatan Suradadi berinisial KW.
“Gunanya terkait rancangan wisata, namun akhir hasil kajian yang didapat adalah wisata organik ramah lingkungan,” katanya kepada Demokratis, belum lama ini.
Selanjutnya, Daryono menambahkan, tempat wisata tersebut akan dikembangkan secara bertahap mengingat anggarannya yang tidak mencukupi. Menurutnya, DD tahun 2025 senilai Rp1,4 miliar dipergunakan 20 persen untuk ketahanan pangan.
“Dana Desa 20 persen ketahanan pangan, mengelola pupuk kompos dan peternak ikan lele,” ungkap Kades Daryono. (JP)
