Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, bakal menjalankan tugas dengan didampingi dua asisten asing. Namun, ia juga dipastikan bakal menyertakan asisten lokal dalam tim kepelatihan.
Hal itu seperti yang disampaikan oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji. Namun, Sumardji menegaskan soal jumlah asisten masih bisa bertambah karena bergantung pada situasi dan kondisi.
“Jadi, kalau kaitannya dengan asisten pelatih, ya, sesuai dengan apa yang disampaikan itu, kemungkinan untuk asisten asingnya dua.”
“Kemungkinan, ya, bisa lihat, nanti akan melihat situasi. Tidak pasti, ya, artinya kemungkinan dua, kemungkinan bisa juga lebih,” kata Sumardji dalam keterangan, Jumat (9/1/2026).
Soal sosok asisten asing yang bakal Herdman, Sumardji masih menyimpan rapat. Begitu pula dengan asisten lokal yang menurutnya akan ditentukan sendiri oleh Herdman setibanya di Indonesia.
“Terus kalau (asisten pelatih) yang lokal, kami sekarang ini sedang menyiapkan beberapa nama, terutama yang punya potensi bagus serta pelatih-pelatih muda yang mempunyai visi ke depan, bagus, nanti semuanya akan saya sampaikan nama-namanya kepada John,” tuturnya.
Terkait pelatih lokal yang akan jadi asisten Herdman, Sumardji menyebut PSSI memberikan kebebasan penuh kepada pelatih 50 tahun itu.
Meski demikian, ia menegaskan keberadaan pelatih lokal dalam jajaran tim kepelatihan Timnas Indonesia tetap menjadi hal penting.
Apalagi PSSI tentu tak ingin pengalaman pada era Patrick Kluivert kembali terulang, ketika seluruh staf kepelatihan diisi pelatih asing, yakni Alex Pastoor, Denny Landzaat, dan Gerald Vanenburg.
“Nah, nanti biar John sendiri yang interview, biar dia sendiri yang memilih, entah dari sisi mana, ‘kan asisten pelatih di lokal ini banyak.”
“Ada asisten pelatih fisik, ada asisten pelatih kiper, dan ada asisten pelatih pertahanan, serang, dan lain sebagainya. Sehingga, nanti masing-masing itu akan saya sampaikan secara utuh, statistik daripada masing-masing asisten pelatih lokal ini,” ujar Sumardji. (Rio)
