Selasa, Maret 3, 2026

Kanit Narkoba Polres Buleleng Diduga Jadi Beking Pengedar Narkoba

Singaraja, Demokratis

Kepala Unit (Kanit) Satnarkoba Polres Buleleng, Bali Ipda GAW, diduga kuat menjadi beking bandar maupun pengedar narkoba di wilayah Buleleng. Praktik tidak terpuji dan melanggar hukum yang diduga dilakukan GAW ini berdampak makin bebasnya peredaran narkoba seperti sabu-sabu dan ineks di Buleleng, khususnya di tempat hiburan malam atau tempat dugem.

“Kalau mau menikmati narkoba di beberapa tempat hiburan malam tidak sulit karena diduga pengedar narkobanya dibekingi GAW,” ungkap sumber media ini, Selasa (3/3/2026).

Menurut sumber, oknum GAW ini menjamin keamanan bandar maupun pengedar narkoba dari jeratan hukum. Sebagai imbalannya, kata sumber, bandar atau pengedar narkoba harus memberikan “atensi” dalam bentuk uang per bulan. Nilai “atensi” ini diduga kuat sangat besar.

Beberapa tempat hiburan malam yang diduga kuat bebas beredar/menggunakan narkoba antara lain TG Bar dan BRT Bar dan Resto. “Sepertinya sudah menjadi rahasia umum di dua tempat hiburan malam ini sangat mudah memperoleh narkoba karena diduga sudah ada jaminan keamanan dari oknum GAW,” ucap sumber.

Tak cuma itu, lanjut sumber, oknum GAW juga mewajibkan tempat hiburan malam lainnya untuk memberikan “setoran” kendati tidak mengedarkan/memasarkan narkoba. “Tempat hiburan malam lain dijadikan ladang pemerasan oknum GAW,” imbuh sumber yang tidak bersedia disebutkan jati dirinya ini.

Sumber membeberkan, praktik oknum GAW itu sudah berlangsung sangat lama dan terkesan lancar dan aman serta terkesan tanpa pernah ditindak atasan atau propam Polres Buleleng.

“Saya tidak mengerti kok tidak pernah ditindak. Apakah atasan oknum GAW atau Propam Polres Buleleng tidak tahu atau bagaimana,” tanya sumber keheranan.

Sumber berharap Propam Polda Bali atau Propam Mabes Polri turun ke lapangan melakukan penyelidikan dan sekaligus mengambil tindakan tegas jika terbukti oknum GAW melakukan praktik tersebut. “Nama Polri saat ini sudah makin tercemar karena banyak oknum Polri terlibat dalam peredaran narkoba seperti di Polres Bima. Jangan sampai makin tercemar karena ulah segelintir oknum,” tutur sumber.

Sementara itu, Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman ketika dikonfirmasi media ini melalui WA, Selasa (3/3/2026) sore, ternyata belum memberikan respons. (GT)

Related Articles

Latest Articles