Minggu, Agustus 31, 2025

Kantor Pemerintah Desa Parik Sinomba Tidak Ditempati Saat Jam Kerja

Tapteng, Demokratis

Balai desa atau kantor pemerintah desa merupakan tempat pengaduan masyarakat, juga tempat pelayanan keperluan surat menyurat yang dibutuhkan oleh masyarakat, sejatinya adalah tempat pelayanan masyarakat dalam segala hal, baik pelayanan administrasi maupun tempat keluhan masyarakat.

Namun, di saat awak media ini hendak berkunjung di Kantor Pemerintah Desa Parik Sinomba, Kecamatan Barus Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Provinsi Sumatera Utara (Sumut), kepala desa maupun aparatur desa tidak ada satu orang pun ada di dalam kantor, Kamis (28/8/2025).

Padahal di hari itu masih jam 09.30 WIB pagi kantor desa ini tidak ada penghuninya pada saat jam kerja.

Ironisnya, jendela dan pintu kantor dalam keadaan terbuka, namun tak satu pun terlihat kegiatan pelayanan maupun petugas atau perangkat di desa ini.

Sebelum berita ini di terbitkan, upaya untuk konfirmasi kepada Kepala Desa Parik Sinomba Ristontua Simanjuntak di rumahnya tidak berhasil karena rumahnya tertutup rapat.

Menurut keterangan warga yang enggan disebutkan namanya yang rumahnya tidak jauh dari kantor desa ketika dikonfirmasi, menjelaskan bahwa kantor desa sering terbuka, namun saat jam kerja kepala desa maupun aparatur desa tidak ada, bahkan bukan sering lagi melainkan keseringan tidak ada dalam kantor.

Warga juga menjelaskan, pada hari jam kerja kepala desa, aparatur kantor desa tidak tahu kemana, seakan-akan kepala desa dan aparatur desa makan gaji buta.

Akibatnya, pelayanan untuk masyarakat terganggu, bagaimana pelayanan bisa maksimal kalau kepala desa dan aparatur desa tidak berada di kantor.

“Kami sebagai masyarakat di desa ini sangat menyayangkan sekali terhadap kinerja pemerintah desa ini. Pelayanan kepada masyarakat seharusnya jangan sampai terhambat. Bila pun bapak cari kepala desanya di rumahnya tetap saja kepala desa tidak ada di rumahnya bahkan rumahnya sering tutup.  Jangankan di rumahnya sedangkan di kantor desanya kepala desa sering tidak masuk,” kata warga menegaskan. (MH)

Related Articles

Latest Articles