Minggu, Maret 1, 2026

Kepala Puskesmas Poriaha Diduga Jarang Masuk Kantor

Tapteng, Demokratis

Kepala Puskesmas (Kapus) yang kerap tidak masuk kantor merupakan bentuk pelanggaran disiplin ASN yang mengganggu pelayanan publik.

Kepala Puskesmas  wajib memimpin, mengoordinasikan layanan dan tanggung jawab atas operasional Puskesmas.

Namun yang terjadi saat ini beberapa awak media yang pernah beberapa kali mengunjungi Puskesmas Poriaha, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Provinsi Sumatera Utara (Sumut), kepala puskesmasnya diduga jarang masuk kantor dan sangatlah sulit untuk ditemui, Rabu (25/2/2026).

Bila Kepala Puskesmas saja tidak hadir bagaimana dengan perawatnya? Bisa kita bayangkan, pasti di puskesmas tersebut selalu tidak kondusif. Akibat kegemarannya hobi bolos diduga keras jarang masuk kerja sehingga sikap dan kelakuan oknum kepala Puskesmas tersebut patut dipertanyakan.

Sebab, Kapus Poriaha melupakan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya dalam Undang-Undang Nomor 53 Tahun 2010 tentang Kedispilinan PNS. Oleh karena itu, oknum Kapus ini sudah wajib diberi sanksi lantaran sering bolos kerja.

Artinya Kapus tersebut korupsi waktu. Tentu setiap bulannya oknum Kapus ini dibayar oleh negara, tiap bulan makan gaji buta dan uang sertifikasi. Itu kan dana dari pemerintah yang harus dipertanggungjawabkan sesuai tupoksi sebagai Kepala Puskesmas.

Oleh karena itu, diharapkan kepada Bupati Tapanuli Tengah, oknum Kepala Puskesmas dr Hezekiel Sinaga tidak boleh dibiarkan saja dan segera diberi sanksi tegas.

Pembinaan atau dicopot saja dari jabatannya, karena kalau terus dibiarkan dikhawatirkan akan menular kepada para oknum-oknum yang lainnya.

“Bagaimana Puskesmas bisa maju dan berkualitas kalau dipimpin oleh oknum Kepala Puskesmas yang hanya bolos saja kerjanya,” pungkas Nuruddin Hutapea sebagai tim awak media.

Sementara pegawai Puskesmas Poriaha ketika dikonfirmasi, Rabu (25/2/2026), yang tidak mau disebutkan namanya ketika ditanya awak media ini, kenapa Kepala Puskesmas tersebut jarang masuk kantor, mereka menyebut selalu ada alasan tugas di lapangan.

“Dari mana, pak? Atas keperluan apa? Kebetulan Kapus ke lapangan,” kata mereka di ruang piket puskesmas.

Sampai berita ini diterbitkan belum ada hasil konfirmasi dengan pihak yang bersangkutan dan pihak dinas terkait. (NH)

Related Articles

Latest Articles