Kamis, Januari 22, 2026

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Tekankan Keberadaan Program MBG Harus Dorong Petani dan Pedagang Kecil

Sukabumi, Demokratis 

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menjadi sorotan tajam Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, memastikan dampak nyata bagi masyarakat dan pemenuhan gizi yang optimal.

Hal tersebut ditegaskan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Ferry Supriyadi, saat ditemui media di Gedung DPRD, Jl. Jajaway, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (21/01/2026).

Fery Supriyadi menjelaskan, program MBG merupakan amanat langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, didukung oleh Badan Gizi Nasional (BGN) serta sejumlah kementerian, dengan tujuan utama menyiapkan generasi masa depan Indonesia yang sehat, kuat, dan mampu bersaing menuju Indonesia Emas 2045.

“Program MBG bukan hanya soal makan gratis, tetapi bagaimana negara melalui SPPG hadir menyiapkan generasi penerus dari sisi gizi. Di sisi lain, MBG juga dirancang untuk menggeliatkan ekonomi rakyat, terutama petani dan pedagang kecil merasakan manfaat dalam rantai pasok dapur MBG,” jelas Fery.

Atas dasar itu, Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi secara tegas mengingatkan seluruh SPPG agar tidak menggunakan bahan pangan impor, baik buah, sayur, maupun komoditas lainnya, dalam pelaksanaan program MBG.

“Jika masih menggunakan produk impor, maka kita sama saja tidak memberi ruang bagi petani lokal untuk berkembang. Yang diuntungkan justru importir dan negara lain,” ujarnya.

Lanjut Ia menegaskan, pentingnya pemanfaatan potensi dan kearifan lokal yang ada di daerah, hasil komoditas seperti sayuran dan buah-buahan dan lainya, agar dapat dipakai kedalam sajian menu MBG.

“Gunakanlah produk lokal agar petani dapat meningkatkan nilai jual dari hasil pertanian dan jadi pengerakn ekonomi dari arus bawah,” tandasnya. (Iwan)

Related Articles

Latest Articles