Minggu, Februari 8, 2026

Kunjungi Huta Bolon Simanindo, Menbud: Warisan Batak Toba Harus Jadi Ruang Hidup

Samosir, Demokratis

Menteri Kebudayaan (Menbud) RI Fadli Zon menegaskan kawasan warisan Batak Toba tidak boleh berhenti sebagai peninggalan fisik, tetapi harus terus dirawat dan dihidupkan sebagai ruang ekspresi budaya.

Pernyataan itu ia sampaikan saat meninjau kawasan cagar budaya Huta Bolon Simanindo di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Sabtu (7/2/2026).

Dalam kunjungan kerja tersebut, Fadli meninjau Rumah Bolon Simanindo—rumah adat Batak Toba—serta museum terbuka Huta Bolon Simanindo yang menampilkan kekayaan budaya masyarakat Batak Toba. Fadli menyebut kawasan itu menjadi bukti warisan budaya Batak Toba masih terjaga.

“Huta Bolon Simanindo menjadi saksi bagaimana warisan budaya Batak Toba tetap terjaga, baik dari sisi bangunan, tata ruang, maupun koleksi budayanya yang sangat bersejarah,” ujarnya.

Huta Bolon Simanindo berada di Desa Simanindo, Kecamatan Simanindo. Kawasan ini dikelilingi parik (tanggul tanah) dan pagar bambu, dengan bahal sebagai pintu masuk utama. Di dalamnya terdapat tujuh bangunan tradisional yang masih terpelihara, terdiri dari tiga Rumah Bolon dan empat sopo (lumbung).

Sebagai museum terbuka, Huta Bolon Simanindo memamerkan bangunan tradisional, koleksi budaya Batak Toba, serta pertunjukan seni seperti musik gondang dan tari tortor.

Menurut Fadli, fungsi kawasan harus diperkuat agar memberi manfaat langsung. “Tempat seperti ini harus terus dirawat dan difungsikan sebagai ruang ekspresi budaya. Dengan begitu, museum dapat memberikan dampak ekonomi melalui kunjungan wisata, dan masyarakat, khususnya generasi muda dapat merasakan langsung nilai-nilai budayanya,” katanya.

Fadli juga menyoroti aspek pelindungan kawasan. Ia menyebut Huta Bolon Simanindo sudah ditetapkan sebagai cagar budaya tingkat kabupaten dan mendorong peningkatan status untuk memperkuat dukungan pelestarian.

“Kita harapkan status cagar budaya kawasan ini dapat meningkat dari tingkat kabupaten ke provinsi, bahkan hingga nasional. Tentu kami sangat mendukung upaya tersebut,” ucapnya.

Dalam kunjungan itu, Fadli didampingi Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk, Dirjen Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Ahmad Mahendra, serta sejumlah pejabat terkait dan Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah II Sukronedi. (AS)

Related Articles

Latest Articles