Jakarta, Demokratis
Rico Tri Putra Bayu Waas, atau lebih sering disebut Rico Waas (lahir 5 Juli 1986) adalah politikus Partai NasDem yang menjabat sebagai Wali Kota Medan masa jabatan 2025-2030.
Ia menjabat sejak 20 Februari 2025 setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. Namun kini tindakan dan kebijakan melarang menjual daging babi menjadi polemik dan kontroversial di tengah-tengah masyarakat Medan, Sumatera Utara.
Tindakan Wali Kota Medan yang gemar namanya disapa Rico Was ini, sangat kontroversial dan menciptakan kegaduhan di tengah-tengah masyarakat terkait larangan untuk menjual daging babi.
Konon Surat Edaran Wali Kota Medan, Sumatera Utara ini telah beredar soal larangan menjual daging babi. Hal ini menjadi satu perbincangan serius bahkan mendapat protes keras dari masyarakat atas kebijakan dan tindakan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas dinilai terjadi diskriminatif.
Komentar dari warga masyarakat bahkan dari tokoh-tokoh masyarakat khususnya orang Batak dari sejumlah daerah di Sumatera Utara menilai Wali Kota tersebut keterlaluan. Banyak pendapat dan tanggapan dari masyarakat kenapa terlalu jauh Rico Waas mengurusi penjualan daging babi. Dan kenapa tak mengurus penjualan daging kambing, sapi dan kerbau maupun menjual ayam potong.
Hal larangan Wali Kota Medan terhadap sebagian masyarakat Medan dan sekitarnya menjual daging babi merupakan suatu bentuk diskriminasi. Maka Wali Kota Rico Waas dan anggota DPRD Medan didesak agar mencabut Surat Edaran yang melarang jual babi di Medan, Sumatera Utara.
Sementara atas larangan jual daging babi, menurut informasi masyarakat dari berbagai daerah akan menyeruduk kantor Wali Kota Medan sebagai bentuk protes keras terhadap ulah Rico Was. Apakah benar masyarakat Medan, Sumut akan menyeruduk Kantor Walikota Medan, belum diketahui dengan pasti. Dusebutkan dari beberapa elemen masyarakat melakukan unjuk rasa pada tanggal 27 Februari 2026 dengan jumlah besar.
Wartawan Demokratis di Jakarta mengutip suara dari sejumlah tokoh-tokoh masyarakat Batak di Medan akan unjuk rasa besar-besaran sebagai bentuk protes. Apakah unjuk rasa berlangsung, masih menunggu kepastian. (JS)
