Rabu, Januari 21, 2026

Mendaki Medan Terjal, Prajurit Marinir Cari Korban Pesawat Jatuh di Pegunungan Maros

Maros, Demokratis

Prajurit Petarung Korps Marinir TNI Angkatan Laut dari Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) VI Makassar pada Senin (19/01/2026) melaksanakan operasi pencarian dan evakuasi korban pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport yang dilaporkan hilang kontak dan jatuh di wilayah pegunungan Kabupaten Maros.

Pesawat dengan rute Yogyakarta–Makassar tersebut terakhir terpantau berada di kawasan pegunungan sebelum komunikasi terputus. Berdasarkan data tersebut, fokus pencarian diarahkan ke sektor darat dengan kontur ekstrem dan akses terbatas.

Menindaklanjuti laporan, prajurit Marinir bergerak cepat menuju area pencarian dengan menyusuri hutan dan mendaki jalur pegunungan terjal. Berbekal perlengkapan SAR serta kemampuan navigasi medan ekstrem, tim melakukan penyisiran intensif untuk menemukan badan pesawat maupun para korban.

Kondisi cuaca yang tidak menentu, jalur licin, serta vegetasi lebat menjadi tantangan utama. Operasi pencarian dan evakuasi ini dilaksanakan secara terpadu bersama unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). (RY)

Related Articles

Latest Articles