Bandung, Demokratis
Kepala Bidang PSMA, PSMK dan Kabid PKLK Disdik Jabar tidak tunduk pada perintah Gubernur Jawa Barat. Hal ini dapat dilihat dengan adanya surat konfirmasi Demokratis terkait Paket Realokasi pengadaan lahan SMA, SMK dan SLB tahun 2025 yang dibiayai APBD Provinsi Jabar sebesar Rp40.580.040.000 dan lahan SMKN sebesar Rp6.257.844.000 serta lahan SLB/PKLK sebesar Rp6.468.999.000.
Total seluruh pengadaan anggaran lahan SMAN, SMKN dan SLBN, sebesar Rp53.296.883.000. Dan menurut bagian persuratan Tata Usaha Setda Jawa Barat bahwa surat konfirmasi SKU Demokratis dan online sudah disposisi ke Disdik Jabar dan dari kepala dinas sudah diteruskan ke kabid masing-masing.
Ketika dikonfirmasi terkait pengadaan lahan ke masing-masing bidang para Kabid susah ditemui. Dicoba beberapa kali ke Kabid PSMK Edi Purwanto sekitar Februari dan Maret 2026 keterangan Iwan staf pribadi/driver terdekat Edi Purwanto, surat tersebut sudah di pak Asep Suryadi PPK DAK fisik SMK tahun 2025.
Namun Asep Suryadi setiap dihubungi melalui satpam Wowo, yang bersangkutan selalu tidak ada di ruang kerjanya, dengan bermacam-macam alasan dari satpam, keluar dan tadi ada dan dinas luar, begitu alasan mereka setiap dikonfirmasi oleh wartawan.
Demikian juga Kabid PSMA, Iis Rostiasih setiap dikonfirmasi selalu tidak siap menghadapi wartawan, karena keterangan satpam, sudah ada yang menangani. Sangat aneh kelakuan Kabid PSMA Iis, sejak menduduki jabatan di lingkungan Disdik Provinsi Jabar jelas-jelas tidak siap jika dikonfirmasi oleh wartawan, juga Bidang PKLK hampir sama kelakuannya dengan Kabid yang lainnya.
Kadisdik Provinsi Jabar Purwanto sejak menduduki jabatan sebagai Kadisdik setiap dicoba untuk konfirmasi jawaban dari satpam bahwa Kadisdik tidak ada di kantornya. Timbul pertanyaan dari wartawan SKU Demokratis dan online, di mana sebenarnya Purwanto berkantor? (Tim/IS)
