Senin, Januari 5, 2026

Pembelian Tiket Harus Online, Calon Penumpang Kapal Ferry Keluhkan Pelayanan Petugas

Medan, Demokratis

Sejumlah calon penumpang Kapal Ferry dari Sibea-bea menuju Prapat mengeluhkan pelayanan petugas kapal yang mengharuskan membeli tiket melalui online. Akibatnya banyak calon penumpang gagal menyebrang ke Prapat, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Pelayanan dengan membeli tiket secara online tersebut dianggap sangat menyusahkan calon penumpang. “Tiket Kapal Fery menuju Prapat sudah habis, kalau ada paling pukul 2 pagi, kata petugas ketika wartawan Demokratis hendak menuju Prapat, Minggu (4/1/2026), sekitar pukul 20.30 WIB. Akibat kehabisan tiket kapal Fery menuju Prapat, wartawan Demokratis pun terpaksa mencari  penginapan.

Masyarakat meminta Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, supaya meninjau kembali aturan yang mengharuskan beli tiket melalui online. Apakah semua calon penumpang Kapal Fefry ke Prapat memiliki handphone yang memiliki aplikasi online? Tentu tidak. Oleh karena itu, pelayanan petugas kapal penyebrangan ke daerah Prapat perlu diperbaiki atau ditinjau kembali oleh Bobby Nasution.

Kesempatan dalam kesempitan

Begitu juga ada sejumlah pemilik homestay di daerah Samosir, Kabupaten Samosir, Sumut, dianggap mencari kesempatan dalam kesempitan soal harga penginapan. Dari kualitas homestay yang didatangi oleh wartawan Demokratis, paling mahal diperkirakan Rp200 ribu hingga Rp 300 ribu, namun pemilik homestay itu memasang tarif hingga Rp500.000.

Sudah dapat dipastikan jika pelayanan penginapan dinilai kurang baik maupun pelayanan beli tiket kapal penyeberangan dari pelabuhan Ambarita, Kabupaten Samosir ini tak diperbaiki yang diwajibkan melalui online masyarakat pasti kapok.

“Aneh, beli tiiket Kapal Ferry aja harus melalui online. Kalau aturan seperti ini diterapkan pasti masyarakat banyak yang mengeluh. Kan tidak semua calon penumpang punya HP yang punya aplikasi. Jadi bagaimana calon penumpang yang buta hurus apa harus melalui online,” ucap beberapa calon peumpang yang gagal menyebrang ke Prapat. (Juanda Sipahutar)

Related Articles

Latest Articles