Selasa, Januari 13, 2026

Pemerintah Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Komdigi Pastikan Dukung Konektivitas

Jakarta, Demokratis

Pemerintah meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di seluruh Indonesia secara serentak, sebagai upaya memastikan setiap anak memperoleh hak belajar tanpa terhambat faktor ekonomi dan wilayah.

Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Digital akan memastikan kelancaran konektivitas di Sekolah Rakyat agar proses pembelajaran dapat berjalan setara di seluruh wilayah Indonesia.

Saat ini, Sekolah Rakyat telah beroperasi di 166 titik di 34 provinsi dan 131 kabupaten/kota. Program ini menampung 15.954 siswa dengan dukungan 2.218 guru dan 4.889 tenaga kependidikan.

Menkomdigi Meutya Hafid menyatakan Kementerian Komdigi mendukung Sekolah Rakyat melalui penyediaan konektivitas internet, penguatan jaringan sekolah, serta literasi dan keterampilan digital.

“Dukungan ini memastikan proses belajar mengajar berjalan lancar di seluruh wilayah,” tegas Meutya dalam siaran resminya, Selasa (13/1/2026).

Presiden Prabowo Subianto juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kementerian dan lembaga yang terlibat. Ia menegaskan pembangunannya harus disertai pemerataan agar manfaatnya dirasakan rakyat.

Prabowo menyebut Sekolah Rakyat sebagai langkah terobosan dan langkah berani untuk menghadirkan keadilan sosial di bidang pendidikan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua unsur yang telah bekerja mewujudkan langkah terobosan ini. Saya terharu melihat dampaknya bagi anak anak kita,” tandasnya. (EKB)

Related Articles

Latest Articles