Jakarta, Demokratis
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengultimatum pihak yang menyembunyikan tiga mobil dari rumah dinas Immanuel Ebenezer yang tadinya menjabat sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker). Kendaraan bermerek Land Cruiser, Mercedes Benz hingga BAIC itu diminta diantar ke gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan.
“Kepada siapapun, ya, apakah itu kerabat sodara IEG, mungkin pegawainya, atau siapapun orang dekatnya yang merasa memindahkan kendaraan agar segera dikirim atau diserahkan kepada kami, diantar ke KPK,” kata pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu kepada wartawan, Jumat (29/8/2028).
Asep mengatakan mobil itu penting untuk membuktikan dugaan pemerasan terkait sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) maupun penerimaan lain.
Adapun KPK telat mengendus keberadaan karena pengakuan salah satu tersangka, yakni Irvian Bobby Mahendro selaku Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 tahun 2022-2025.
Katanya Asep, Irvian hanya mengaku memberi Rp3 miliar dan satu motor Ducati kepada Immanuel Ebenezer. Sehingga, tim fokus untuk menelusuri keberadaan duit dan kendaraan itu sebagai bukti dugaan pemerasan.
“(Penyerahan penting, red) karena itu untuk memudahkan dalam rangka pemungkapan perkara ini secara terang-benderang,” tegas Asep yang juga menjabat sebagai Direktur Penyidikan KPK tersebut.
Diberitakan sebelumnya, KPK menetapkan 11 tersangka terkait dugaan pemerasan pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Penetapan ini diawali operasi tangkap tangan (OTT) yang menjaring 14 orang, termasuk Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer.
Berikut adalah daftar tersangka yang ditetapkan KPK:
- Irvian Bobby Mahendro selaku Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 tahun 2022-2025;
- Gerry Aditya Herwanto Putra selaku Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja tahun 2022 hingga sekarang;
- Subhan selaku Sub Koordinator Keselamatan Kerja Dit. Bina K3 tahun 2020-2025;
- Anitasari Kusumawati selaku Koordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja tahun 2020 hingga sekarang;
- Immanuel Ebenezer Gerungan selaku Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI tahun 2024-2029;
- Fahrurozi selaku Dirjen Binwasnaker dan K3 pada Maret 2025 sampai sekarang;
- Hery Sutanto selaku Direktur Bina Kelembagaan tahun 2021-Februari 2025;
- Sekarsari Kartika Putri selaku sub-koordinator;
- Supriadi selaku koordinator;
- Temurila selaku pihak PT KEM Indonesia; dan
- Miki Mahfud selaku pihak PT KEM Indonesia.
Penetapan tersangka ini diawali dengan pemeriksaan intensif dan ditemukan dua alat bukti setelah operasi senyap dilaksanakan. Diduga pemerasan ini sudah terjadi sejak lama.
Dugaan ini muncul karena banyaknya barang bukti yang ditemukan, yakni 15 mobil dan 7 motor serta uang tunai Rp170 juta dan 2.201 dolar Amerika Serikat.
Adapun Immanuel Ebenezer sudah dicopot dari jabatannya sebagai Wamenaker oleh Presiden Prabowo Subianto. Keputusan ini diambil setelah status hukumnya diumumkan KPK dan disampaikan ke publik oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. (Dasuki)