Kamis, Juni 20, 2024

Proyek Jalan Satker PJN II Jawa Barat Diperiksa Kejati Jabar

Bandung, Demokratis

Proyek preservasi jalan tahun anggaran 2023 di Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Provinsi Jawa Barat, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta – Jawa Barat tengah diperiksa oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat.

Proyek preservsi jalan yang diperiksa Kejati Jawa Barat meliputi preservasi jalan yang ada di PPK 2.2 Provinsi Jawa Barat dan PPK 2.3 Provinsi Jawa Barat pada Satker PJN Wilayah II Provinsi Jawa  Barat.

Informasi pemeriksaan tersebut diperoleh dari sumber di Kejati Jabar saat Demokratis mengkonfirmasi pekerjaan preservsi jalan yang ada di PPK 2.2 Provinsi Jawa Barat dan PPK 2.3 Provinsi Jawa Barat, Selasa (28/5/2024).

Berdasarkan pantauan tim investigasi Demokratis pada tanggal 02 Maret 2024 di Ruas Jalan Cibadak – Bagbagan – Cibareno (Bts. Banten) yang berada di bawah kewenangan PPK 2.2 Provinsi Jawa Barat, terjadi pembiaran aspal jalan yang banyak berlubang di lokasi Pekerjaan Preservasi Jalan Cibadak – Bagbagan – Cibareno (Bts. Banten) sehingga sangat membahayakan bagi keselamatan pengguna jalan.

Kondisi jalan yang banyak rusak berlubang juga terjadi di Ruas Jalan Bagbagan – Jampangkulon – Tegalbuleud sehingga mengurangi tingkat kemantapan jalan nasional. Berdasarkan pantauan tim investigasi Demokratis di Ruas Jalan Bagbagan – Jampangkulon – Tegalbuleud pada tanggal 02 Maret 2024, terjadi pembiaran aspal jalan yang banyak berlubang di lokasi Pekerjaan Preservasi Ruas Jalan Bagbagan – Jampangkulon – Tegalbuleud sehingga sangat membahayakan bagi keselamatan pengguna jalan. Ruas Jalan Bagbagan – Jampangkulon – Tegalbuleud berada di bawah kewenangan PPK 2.3 Provinsi Jawa Barat.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Demokratis, PPK 2.2 Provinsi Jawa Barat melaksanakan bebebrapa paket pekerjaan di Ruas Jalan Cibadak – Bagbagan – Cibareno (Bts. Banten) pada tahun anggaran 2023 lalu di antaranya:

  1. Preservasi Jalan Cibadak – Bagbagan – Cibareno (Bts. Banten) dengan nilai pagu Rp.32.396.755.000,00
  2. Preservasi Pemeliharaan Rutin Jalan Cibadak-Bagbagan-Cibareno (Bts. Banten) (Tahap 1) dengan nilai pagu Rp. 2.152.157.081,00
  3. Preservasi Pemeliharaan Rutin Jalan Cibadak-Bagbagan-Cibareno (Bts. Banten) (Tahap 2) dengan nilai pagu 1.686.786.276,00
  4. Preservasi Rehabilitasi Jalan dan Berkala Jembatan Cibadak-Bagbagan-Cibareno (Bts. Banten) dengan nilai pagu Rp.7.624.500.000,00

Adanya pembiaran aspal jalan yang banyak berlubang di lokasi Pekerjaan Preservasi Jalan Cibadak – Bagbagan – Cibareno (Bts. Banten) telah dikonfirmasi Demokratis kepada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta – Jawa Barat Cq. Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Jawa Barat pada tanggal 05 Maret 2024 lalu.

Kemudian pada tanggal 18 Maret 2024, Demokratis menerima surat tanggapan konfirmasi dari Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Jawa Barat Okto Ferry Silitonga, S.T., M.T.

Dalam suratnya Nomor: PW 0401/PJNWIL.II-JBR/187, tanggal 13 Maret 2024,  Okto Ferry Silitonga menjelaskan, lokasi jalan yang berlubang telah dilaksanakan dengan patching/berpenutup aspal.

“Perlu kami sampaikan bahwa lokasi-lokasi jalan yang berlubang adalah lokasi penanganan rutin dan mengingat curah hujan sampai saat ini intensitasnya cukup tinggi,” kata Okto Ferry Silitonga.

Dijelaskan  Okto Ferry, paket pekerjaan tahun 2023 yang telah diserahterimakan di PPK 2.2 Provinsi Jawa Barat yaitu:

  1. Preservasi Pemeliharaan Rutin Jalan Cibadak-Bagbagan-Cibareno (Bts. Banten) (Tahap 1) dengan nilai Pagu Rp. 2.152.157.081,00 dikerjakan kontraktor PT. Trie Mukty Pertama Putra dan telah diserahkterimakan tanggal 30 Juni 2023.
  2. Preservasi Pemeliharaan Rutin Jalan Cibadak-Bagbagan-Cibareno (Bts. Banten) (Tahap 2) dengan nilai Pagu 1.686.786.276,00 dikerjakan kontraktor PT. Prima Mixindo Utama dan telah diserahterimakan tanggal 29 Desember 2023.
  3. Preservasi Rehabilitasi Jalan dan Berkala Jembatan Cibadak-Bagbagan-Cibareno (Bts. Banten) dengan nilai Pagu Rp. 7.624.500.000,00 dikerjakan kontraktor Trie Mukty Pertama Putra dan telah diserahkterimakan tanggal 25 September 2023. Waktu pemeliharaan 180 hari kerja.

Untuk pekerjaan Preservasi Jalan Cibadak – Bagbagan – Cibareno (Bts. Banten) dengan nilai Pagu Rp.32.396.755.000,00, Okto Ferry tidak menjelaskan realisasi serah terima pekerjaan tersebut.

Dari informasi yang dihimpun Demokratis, PPK 2.3 Provinsi Jawa Barat pada Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Jawa Barat melaksanakan beberapa paket pekerjaan di Ruas Jalan Bagbagan – Jampangkulon – Tegalbuleud pada tahun anggaran 2023 lalu di antaranya:

  • Preservasi Jalan Bagbagan – Jampangkulon – Tegalbuleud dengan nilai pagu 17.963.778.000,00
  • Rehabilitasi Mayor Jalan dan Rekonstruksi Jalan Bagbagan – Jampangkulon – Tegalbuleud dengan nilai pagu 11.582.385.000,00
  • Preservasi Jalan Pemeliharaan Rutin Bagbagan – Jampangkulon – Tegalbuleud (Tahap 1) dengan nilai pagu 2.060.728.000,00
  • Preservasi Jalan Pemeliharaan Rutin Bagbagan – Jampangkulon – Tegalbuleud (Tahap 2) dengan nilai pagu 2.131.647.000,00
  • Preservasi Jalan Surade – Tegalbuleud dengan nilai pagu Rp.30.000.000.000,00

 

Kondisi pembiaran aspal jalan yang banyak berlubang di lokasi Pekerjaan Preservasi Jalan Bagbagan – Jampangkulon – Tegalbuleud telah dikonfirmasi Demokratis kepada Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta – Jawa Barat Cq.  Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Jawa Barat pada tanggal 06 Maret 2024 lalu.

Kemudian pada tanggal 18 Maret 2024, Demokratis menerima surat tanggapan konfirmasi dari Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Jawa Barat Okto Ferry Silitonga, S.T., M.T.

Dalam suratnya Nomor: PW 0401/PJNWIL.II-JBR/187, tanggal 13 Maret 2024,  Okto Ferry Silitonga menjelaskan, lokasi jalan yang berlubang telah dilaksanakan dengan patching/berpenutup aspal.

“Perlu kami sampaikan bahwa lokasi-lokasi jalan yang berlubang adalah lokasi penanganan rutin dan mengingat curah hujan sampai saat ini intensitasnya cukup tinggi,” kata Okto Ferry Silitonga.

Dijelaskan Okto Ferry, paket pekerjaan tahun 2023 yang telah diserahterimakan di PPK 2.3 Provinsi Jawa Barat yaitu:

  1. Rehabilitasi Mayor Jalan dan Rekonstruksi Jalan Bagbagan – Jampangkulon – Tegalbuleud dengan nilai pagu 11.582.385.000,00 dikerjakan oleh kontraktor PT. Prima Mixindo Utama dan telah diserahterimakan pada tanggal 22 Agustus 2023 dengan masa pemeliharaan 180 hari kerja.
  2. Preservasi Jalan Pemeliharaan Rutin Bagbagan – Jampangkulon – Tegalbuleud (Tahap 1) dengan nilai pagu 2.060.728.000,00 dikerjakan oleh kontraktor PT. Trie Mukty Pertama Putra dan telah diserahterimakan pada tanggal 30 Juni 2023.
  3. Preservasi Jalan Pemeliharaan Rutin Bagbagan – Jampangkulon – Tegalbuleud (Tahap 2) dengan nilai pagu 2.131.647.000,00 dikerjakan oleh kontraktor PT. Trie Mukty Pertama Putra dan telah diserahterimakan pada tanggal 31 Desember 2023.
  4. Preservasi Jalan Surade – Tegalbuleud dengan nilai Pagu Rp. 30.000.000.000,00 dikerjakan oleh kontraktor PT. Trie Mukty Pertama Putra dan telah diserahterimakan pada tanggal 29 Desember 2023 dengan masa pemeliharaan 365 hari kerja.

 

Untuk pekerjaan Preservasi Jalan Bagbagan – Jampangkulon – Tegalbuleud dengan nilai pagu Rp.17.963.778.000,00, Okto Ferry tidak menjelaskan realisasi serah terima pekerjaan tersebut. (IS)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest Articles