Megabintang sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo, rupanya sempat ikut menjalani rutinitas umat Muslim selama bulan suci Ramadan. Bintang Al-Nassr itu diketahui pernah mencoba berpuasa di sela kesibukannya merumput di Liga Arab Saudi.
Fakta tersebut diungkapkan mantan rekan setimnya, Shaye Sharahili, dalam podcast bersama media lokal, Thmanyah Sports, baru-baru ini.
Sharahili menjelaskan, bermain sepak bola saat Ramadan sambil berpuasa bukan perkara mudah bagi sebagian besar pemain, terutama pemain asing, karena adanya perubahan dalam rutinitas harian.
Ia mengungkapkan Cristiano Ronaldo sempat mencoba berpuasa selama dua hari pada Ramadan tahun lalu dan menyadari hal tersebut bukan sesuatu yang mudah dilakukan.
“Bermain saat Ramadan itu tidak sederhana, tetapi ada beberapa pemain yang bisa menjalaninya dengan baik, dan saya salah satunya,” kata Sharahili.
“Ini tampaknya lebih sulit bagi pemain asing karena mereka belum terbiasa, dan juga karena sulit bagi mereka menjaga rutinitas harian seperti pola makan, tidur, dan kebiasaan penting lainnya. Cristiano Ronaldo mencoba berpuasa selama dua hari saat Ramadan, tetapi ia merasa itu sangat menantang,” ujarnya menambahkan.
Kisah itu mencuat bertepatan dengan dimulainya Ramadan dua hari lalu bagi umat Muslim di seluruh dunia. Periode ini kerap memicu perdebatan di dunia sepak bola terkait dampak puasa terhadap performa dan rutinitas pemain.
Di Arab Saudi, situasinya relatif kondusif. Mayoritas pemain tetap menjalankan ibadah puasa, sementara kompetisi menyesuaikan jadwal latihan dan waktu kick-off demi mengakomodasi kebutuhan mereka.
Keputusan Ronaldo, sang pemegang lima gelar Ballon d’Or untuk ikut mencoba berpuasa, meski hanya dalam waktu singkat, dipandang sebagai bentuk penghormatan dan keterbukaan terhadap rutinitas Muslim, sekaligus mencerminkan profesionalisme sang megabintang di luar lapangan.
Sementara itu, Al-Nassr masih tengah bersaing ketat di papan atas klasemen Liga Profesional Saudi musim 2025/2026 dengan menempati posisi tiga besar. Ronaldo dan kawan-kawan terus menempel ketat Al-Hilal dan Al-Ahli dalam perebutan gelar juara dengan mengoleksi 52 poin dari 21 pertandingan.
Terdekat, Al-Nassr akan menjamu tim papan bawah, Al-Hazem pada Minggu (22/2/2026) dini hari WIB dalam lanjutan Saudi Pro League.
Setelah itu, mereka akan melakoni laga tandang melawan Al-Najma tiga hari setelahnya, sebelum mempersiapkan diri menghadapi babak perempat final AFC Champions League Two melawan Al-Wasl pada awal Maret mendatang. (Rio)
