Senin, Januari 5, 2026

Wabup Solok: Kelompok Tani Dapat Bantuan Traktor dari Pemprov Sumbar

Solok, Demokratis

Kelompok tani di Nagari Koto Gadang Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, mendapatkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa traktor roda empat dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar).

Wakil Bupati (Wabup) Solok Candra mengatakan, bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian, khususnya di tengah proses pemulihan pascabencana yang berdampak pada infrastruktur dan produktivitas pertanian di Kabupaten Solok.

Candra juga menyampaikan bantuan alsintan tersebut memiliki dampak signifikan terhadap efisiensi kerja petani.

“Bantuan traktor ini dapat menghemat hingga 50 Hari Orang Kerja (HOK) untuk satu hari pengerjaan. Ini tentu sangat membantu petani, baik dari sisi waktu maupun biaya,” ucapnya, Minggu (4/1/2025).

Pada kesempatan itu, Candra juga memaparkan kondisi penanganan infrastruktur dan dampak bencana di Kabupaten Solok.

Masih kata Candra, pembangunan SPAM Tiga Nagari Guguak dan Jawi-Jawi pasca-bencana mencapai sekitar Rp15 miliar, sementara Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Saniang Baka dengan anggaran sekitar Rp80 miliar.

Secara keseluruhan total kerugian pascabencana yang telah diajukan dalam dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) mencapai sekitar Rp1,6 triliun.

“Kami berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari Pemprov Sumbar. Dukungan ini sangat berarti bagi Kabupaten Solok, terutama dalam upaya pemulihan pascabencana dan menjaga ketahanan pangan daerah,” katanya.

Sementara itu, Wali Nagari Koto Gadang Guguak Carles Camra mengapresiasi perhatian Pemprov Sumbar terhadap kebutuhan petani di nagarinya. Menurutnya, keberadaan traktor roda empat sangat membantu petani dalam mengolah lahan secara lebih cepat dan efisien.

“Selain itu, kami juga mengusulkan perbaikan Banda Gadang yang mengaliri sawah warga seluas kurang lebih 1.800 hektare, karena sangat vital bagi keberlangsungan pertanian masyarakat,” ujar Carles.

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk terus memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk di sektor pertanian.

“Dengan bantuan ini, kami berharap produktivitas pertanian dapat meningkat. Hasilnya tidak hanya untuk kesejahteraan petani, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung pendidikan anak-anak dan kebutuhan keluarga,” ujarnya.

Penyerahan bantuan alsintan ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah, sekaligus menjadi bagian dari langkah pemulihan ekonomi masyarakat Kabupaten Solok secara berkelanjutan.

Dia juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dan kabupaten/kota dalam menjaga kestabilan harga hasil pertanian melalui berbagai inovasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Kalau pimpinan daerah solid, maka kehadiran pemerintah akan benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ucapnya.

Terkait penanganan bencana, Gubernur Mahyeldi menyampaikan fokus ke depan akan diarahkan pada perbaikan dan normalisasi aliran sungai, agar potensi banjir tidak kembali terjadi meskipun debit air meningkat. (Addy DM)

Related Articles

Latest Articles