Kamis, Maret 19, 2026

Wamentan Minta Warga Berani Laporkan Pedagang Jual Pangan Melebihi HET

Jakarta, Demokratis

Pemerintah menegaskan komitmen untuk mengendalikan harga pangan agar sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET). Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono meminta masyarakat tak ragu dan takut melaporkan pedagang yang menjual pangan di atas HET.

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah menegaskan komitmen untuk mengendalikan harga pangan agar sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET). Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono meminta masyarakat tak ragu dan takut melaporkan pedagang yang menjual pangan di atas HET.

Menurut Sudaryono, fluktuasi harga pangan adalah hal wajar, namun pemerintah wajib melakukan intervensi bila harga terlalu tinggi atau rendah. Fokusnya adalah menjaga keseimbangan agar konsumen mendapat harga terjangkau, sementara produsen, terutama petani, tidak dirugikan.

Pemerintah berjanji akan menindak tegas pedagang yang menimbun barang atau menaikkan harga secara tidak wajar, khususnya saat Ramadan dan menjelanag Idulfitri. Sanksi yang disiapkan bisa berupa pencabutan izin usaha hingga jalur pidana bagi pelanggar yang terbukti sengaja melanggar hukum.

Untuk pengawasan, pemerintah telah membentuk satuan tugas (satgas) yang melibatkan Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, dan aparat penegak hukum dari Bareskrim Polri. Satgas ini bertugas memantau distribusi dan harga pangan secara ketat.

Sudaryono menambahkan, pemerintah memiliki contoh penindakan terhadap pelanggaran serupa pada masa lalu.

“Itu ancamannya ancaman administratif bisa dicabut izin usahanya atau manakala ada unsur kesengajaan dan ditemukan unsur pidana. Mohon maaf, kami tidak bisa mengatakan tidak untuk tidak diusut secara pidana,” tegasnya.

Pangan menjadi salah satu sektor yang sangat dipantau oleh pemerintah karena menyangkut hajat hidup masyarakat luas. Presiden Prabowo Subianto juga memantau secara intens perkembangan stok dan harga pangan nasional.

“Bapak Presiden Prabowo secara dekat, berkala, dan intens memonitor. Baik itu Menteri Pertanian Bapak Amran, termasuk saya memonitor harga-harga mana yang naik, mana yang tidak naik, termasuk jika ada harga naik dari media sosial, laporan dan lain-lain untuk segera ditindaklanjuti,” tutup Sudaryono. (EKB)

Related Articles

Latest Articles