Senin, Mei 4, 2026

67 Sekolah Rakyat Siap Juli, Pemerintah Sasar Anak Putus Sekolah

Surabaya, Demokratis

Menteri Sosial Saifullah Yusuf memastikan mayoritas proyek Sekolah Rakyat tahap kedua siap beroperasi pada Juli 2026, dengan 67 dari total 97 lokasi ditargetkan rampung 100 persen tepat waktu.

“Dari 90 lebih Sekolah Rakyat itu, 67 di antaranya insyaallah selesai tepat waktu. Sisanya mungkin belum semuanya, tetapi sudah bisa digunakan secara fungsional,” kata Menteri yang akrab disapa Gus Ipul, Minggu (3/5/2026).

Ia menambahkan, seluruh titik pembangunan ditargetkan sudah dapat digunakan pada Juli mendatang, setidaknya untuk operasional awal.

Program Sekolah Rakyat ini dirancang menampung hingga 1.000 siswa per lokasi, mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA. Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah terbanyak, yakni 18 sekolah.

Gus Ipul menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, mulai dari gubernur hingga bupati dan wali kota, yang telah menyediakan lahan serta memenuhi persyaratan pembangunan.

Fasilitas yang disiapkan di Sekolah Rakyat meliputi ruang kelas, asrama, perpustakaan, laboratorium, UKS, hingga sarana ekstrakurikuler guna menunjang proses belajar.

Berbeda dengan sekolah pada umumnya, penerimaan siswa tidak melalui pendaftaran terbuka. Pemerintah menerapkan metode jemput bola untuk menjangkau anak-anak dari keluarga tidak mampu, termasuk yang putus atau berisiko putus sekolah.

“Kita jangkau anak-anak yang tidak sekolah, belum sekolah, putus sekolah maupun yang berpotensi putus sekolah,” ujar Gus Ipul.

Ia berharap lulusan Sekolah Rakyat memiliki peluang melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi maupun terserap di dunia kerja sebagai tenaga terampil. (JP)

Related Articles

Latest Articles