Kamis, April 16, 2026

Sinergi Lintas Sektoral, Perhutani dan Polres Cianjur Ikuti Vicon Wakapolri Terkait El Nino “Godzilla”

Cianjur, Demokratis

Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cianjur bersama Kepolisian Resor (Polres) Cianjur dan pemangku kepentingan (stakeholder) terkait mengikuti kegiatan Video Conference (Vicon) yang dipimpin langsung oleh Wakapolri. Agenda utama pertemuan daring ini adalah koordinasi lintas sektoral guna mengantisipasi fenomena iklim ekstrem El Nino “Godzilla” yang diprediksi membawa kekeringan panjang di wilayah Indonesia, pada selasa (14/04).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Mapolres Cianjur ini dihadiri oleh Administratur Perhutani KPH Cianjur Ade Sugiharto beserta jajaran, Kapolres Cianjur diwakili Kabag SDM Polres Cianjur Kompol Faisal beserta jajaran, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Cianjur Iwan E beserta jajaran dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur Komarudin beserta jajaran.  Fokus pembahasan meliputi kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta krisis air bersih.

Administratur/KKPH Cianjur, Ade Sugiharto, menegaskan bahwa Perhutani telah memetakan titik-titik rawan api di seluruh wilayah hutan Cianjur. Menurutnya, kolaborasi dengan Polri dan masyarakat sangat krusial di tengah ancaman cuaca ekstrem ini.

“Kami telah menginstruksikan seluruh jajaran di lapangan untuk meningkatkan intensitas patroli, terutama di area yang berbatasan langsung dengan pemukiman. Fenomena El Nino ‘Godzilla’ ini menuntut kewaspadaan ganda karena vegetasi akan sangat kering dan mudah terbakar. Sinergi dengan Polres Cianjur memastikan penegakan hukum dan mitigasi bencana berjalan beriringan,” ujar Ade Sugiharto.

Sementara itu, mewakili Kapolres Kabag SDM Polres Cianjur Kompol Faisal, menekankan pentingnya kesiapan mental dan fisik personel yang akan diterjunkan dalam operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana di lapangan.

“Dari sisi sumber daya manusia, kami memastikan personel Polri siap mendukung penuh upaya pencegahan Karhutla. Kami juga akan mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar selama musim kemarau ekstrem ini. Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” ungkapnya.

Menambahkan perspektif dari sisi penanggulangan bencana daerah, Kalak BPBD Kabupaten Cianjur Komarudin turut memberikan pernyataan terkait kesiapan logistik dan pemetaan dampak kekeringan bagi masyarakat.

“Kami dari BPBD fokus pada penyiapan logistik air bersih dan peralatan pemadaman di pemukiman yang berbatasan dengan hutan. El Nino ‘Godzilla’ bukan hanya soal api, tapi juga potensi krisis air bersih bagi warga. Kami telah menyiagakan armada tangki air dan relawan di setiap kecamatan untuk merespons cepat jika terjadi keadaan darurat akibat kekeringan ekstrem ini,” pungkasnya. (Dani)

Related Articles

Latest Articles