Sukabumi, Demokratis
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sukabumi, Nuruddin Zain Samsyi, menyatakan komitmen penuh untuk mendukung dan mengawal program pembangunan pemerintah daerah hingga nasional. Pernyataan tersebut disampaikan dalam rilis resmi momentum peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026).
Dukungan tersebut diwujudkan melalui keselarasan visi MASAGI dan misi KUAT yang diusung PWI Kabupaten Sukabumi. Program ini dirancang sebagai motor penggerak kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus mitra strategis pemerintah.
Nuruddin mengajak seluruh anggota PWI dan lapisan masyarakat untuk merefleksikan kembali semangat Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni. Momentum bersejarah ini dinilai menjadi fondasi kuat dalam membangun daerah dan memperkokoh persatuan bangsa.
Abah Anom sapaan akrabnya, menegaskan bahwa nilai luhur Pancasila menjadi pijakan utama arah perjuangan organisasi. PWI Kabupaten Sukabumi saat ini mengusung Visi MASAGI (Maju, Sejahtera, Bersinergi) yang diwujudkan melalui Misi KUAT (Kolaboratif, Unggul, Amanah, dan Transformatif).
“Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026 ini harus kita jadikan momentum emas. Kita perlu menguatkan kembali semangat juang untuk membangun diri, meningkatkan kapasitas organisasi, serta memompa etos kerja masyarakat,” ujar Nuruddin dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/6/2026).
Menurutnya, sinergi antara semangat Pancasila, visi MASAGI, dan misi KUAT sejalan dengan target utama pembangunan nasional menuju Visi Indonesia Emas 2045. Target tersebut mencakup terwujudnya masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera secara material maupun spiritual.
Sementara di tingkat regional, komitmen ini diselaraskan dengan visi pembangunan Kabupaten Sukabumi untuk mewujudkan masyarakat yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah).
Lebih lanjut, Nuruddin mengingatkan pentingnya peran pers dalam menjaga ruang publik yang kondusif. Melalui informasi yang akurat, edukatif, dan bertanggung jawab, wartawan diharapkan dapat mengawal jalannya pembangunan sekaligus menjaga persatuan bangsa.
“Mari kita jadikan peringatan ini sebagai titik balik untuk bekerja lebih keras, lebih jujur, dan lebih kompak demi kemajuan Sukabumi dan Indonesia,” pungkasnya. (Iwan)
