Kamis, Juni 13, 2024

Deni Rusyniadi Si “Kuda Hitam” Untuk Bupati/Wakil Bupati Tasikmalaya Periode 2020-2025

Kabupaten Tasikmalaya, Demokratis

Sosok Deni Rusyniadi pria kelahiran Tasikmalaya 11 Pebruari 1974 ini merupakan sosok yang tegas dan lugas dalam bicara. Hal itu disampaikan dalam deklarasi dukungan bersama di Saung Ngemplok Hejo Manonjaya bersama tokoh ulama dan utusan dari Kecamatan Manonjaya, Gunungtanjung, Cineam dan Karangjaya, Rabu (11/9/2019).

Di luar sana banyak yang menggunjingkan bahwa Deni merupakan si “Kuda Hitam” yang patut diperhitungkan dalam pemilihan Bupati/Wabup Tasikmalaya periode 2020-2025 mendatang.

Melalui visinya “Tasik Nyantri” yang artinya sayang, peduli kepada santri dan bakti kepada Kyai untuk membangun Tasik yang penuh inovasi.

Menurut Deni, pihaknya lebih mengedepankan kepada dunia kepesantrenan dan belum ke dunia umum karena audience di sini lebih banyak dunia pesantren.

Untuk itu, lanjut dia, perlu adanya urgent Perda Pesantren karena pesantren merupakan entitas dan sub-sistem dalam dunia pendidikan yang selama ini masih sedikit yang terimarjinalkan namun lebih mendapat perhatian adalah pendidikan formal.

Jadi dunia pesantren perlu di”push” supaya lebih maju dalam manajemen, SDM-nya dalam hal “side program” seperti aktifitas bisnis pesantren, artinya bagaimana nantinya pesantren bisa melakukan penggalian sumber pengadaan yang mandiri.

“Karena selama ini dunia pesantren masih merupakan satu institusi yang lebih mengandalkan kepada swadaya masyarakat bahkan lebih banyak kepada keluarganya,” katanya.

Masih kata Deni, dunia pesantren itu kiprah yang sangat besar di masyarakat dan persoalannya adalah masyarakat secara umum belum berpartisipasi penuh kepada pesantren.

Deni menambahkan, akan memperlakukan seluruh pesantren sama yang perlu mendapat perhatian pemerintah. Hanya yang membedakan, lanjut dia, mungkin tingkat kebutuhan pesantren tersebut.

“Yang namanya adil itu tidak selalu sama tetapi proporsional,” terangnya.

Pihaknya juga akan mengusulkan adanya Alokasi Dana Pesantren (ADP) kepada pemerintah secara khusus selama itu tidak bertentangan dengan peraturan yang di atas.

Sampai sejauh ini ada 4 partai yang akan mengusung dirinya, namun Deni belum mau menyebutkan partai mana saja yang akan mendampinginya nanti dan sudah ada komunikasi dengan salah satu wakil ketua partai di Jawa Barat yang punya suara cukup besar. “Ini semua masih rahasia,” jawab dia singkat.

Pihaknya juga berterima kasih kepada netizen atau masyarakat umum terhadap atensi pencalonannya dan ini akan menjadi suplemen atau nutrisi baginya untuk lebih semangat melakukan pendekatan kepada masyarakat agar bisa bermanfaat bagi semua. (Eddinsyah)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest Articles