Jumat, Mei 17, 2024

Jokowi Minta Data Penerima Bansos Dibuka Transparan

Jakarta, Demokratis

Bantuan sosial (bansos) untuk warga yang membutuhkan sudah mulai dijalankan di lapangan. Namun sering kali di lapangan penyalurannya menimbulkan polemik.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun meminta jajaranya agar membuka data penerima bansos secara transparan. Dia tak ingin muncul kecurigaan dalam penyaluran bansos.

“Saya juga minta data penerima bansos dibuka secara transparan, siapa yang dapat, kriterianya apa, jenis bantuannya apa, sehingga jelas tidak menimbulkan kecurigaan-kecurigaan dan kita bisa melakukan segera koreksi di lapangan,” tuturnya saat membuka rapat terbatas, Senin (4/5/2020).

Salah satu alasan Jokowi meminta agar data penyaluran bansos dibuka secara transparan juga untuk melakukan evaluasi. Sebab dia khawatir penyaluran bansos di lapangan bisa bertabrakan dengan program bansos di daerah.

“Tadi sudah saya sampaikan mengenai persoalan timing betul-betul harus di-manage secara baik karena ada bantuan dari pusat, dari daerah, kemudian juga dari desa,” tambahnya.

Jokowi pun meminta agar penyaluran bansos, baik bantuan sembako, BLT, bansos tunai dan lainnya bisa dipercepat lagi penyalurannya. Bahkan dia minta minggu ini seluruh bantuan sudah ada di tangan penerima.

“Saya minta kecepatan agar bansos ini sampai di tangan keluarga penerima betul-betul semakin cepat diterima akan semakin baik. Saya minta minggu ini sudah semuanya harus diterima,” tegasnya. (Albert S)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest Articles