Senin, April 27, 2026

Kesebelasan Binamu FC Melaju ke Final Setelah Tundukkan Bontoramba Melalui Drama Adu Penalti

Jeneponto, Demokratis

Turnamen sepakbola bupati cup I Jeneponto, Kesebelasan Binamu FC yang dijuluki kuda jantan memastikan lolos ke partai final setelah mengalahkan kesebelasan Bontoramba melalui drama adu penalti dengan skor 4-3 pada Senin, 27 April 2026.

Kesebelasan Binamu FC atau yang dijuluki kuda hitam sempat diremehkan dari berbagai pengamat sepakbola untuk melaju ke babak partai final namun dengan strategi dan pola pelatih akhirnya  menunjukkan tajinya sebagai salah satu kesebelasan terkuat di kabupaten Jeneponto.

Dimana semifinal pertama kesebelasan Tarowang lebih dahulu memastikan lolos ke final setelah menaklukkan Arungkeke FC dengan skor tipis 2-1 pada 25/4/2026.

Partai semifinal kedua kesebelasan Bontoramba bermain imbang 1-1 lawan Binamu FC pada 26 April 2026 namun permainan sempat tertunda dan dilanjutkan melalui drama adu penalti pada hari Senin 27 April 2026 karena dianggap faktor keamanan yang kurang kondusif.

Penonton merangsek masuk ke lapangan karena begitu antusiasnya mendukung kesebelasan mereka sehingga tak dapat dikendalikan.

Tentunya, penundaan laga ini dilakukan guna menjaga hal-hal yang tak diinginkan di Stadion Mini Turatea Belokallong, Kelurahan Balang Toa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto.

Pertandingan adu penalti dilanjutkan hari ini Senin (27/4/2026), nampak Binamu FC berhasil unggul atas Bontoramba FC yang identik logo “Macanga ri Bontoramba”. Dengan demikian Binamu FC ditunggu Tarowang FC di babak final pada tanggal 1 Mei 2026 bertepatan Hari Jadi Jeneponto ke-163.

Laga panas babak final nantinya akan dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, usai menghadiri upacara peringatan Hari Jadi Jeneponto ke-163.

Untuk diketahui, pertandingan yang sangat menegangkan! Kemenangan 4-3 dalam adu penalti menunjukkan betapa tipisnya selisih kekuatan kedua tim di lapangan.

Dalam situasi seperti ini, mentalitas eksekutor penalti dan ketenangan kiper biasanya menjadi faktor penentu kemenangan di depan jala gawang dan ribuan pasang mata penonton yang hadir menyaksikan.

Selamat untuk Binamu FC atas kemenangannya yang dramatis, dan apresiasi untuk Bontoramba yang sudah memberikan perlawanan sengit sampai titik terakhir. Mari tetap jaga sportivitas dalam turnamen Bupati Cup I ini.

Usai laga adu penalti di Stadion Mini Turatea, euforia penonton fanatik Binamu FC diluapkan dengan meneriakkan yel-yel kemenangan bagi kesebelasan jagoannya yang berhasil melalui ke babak final setelah sempat tak diunggulkan, namun akhirnya menjadi kuda hitam sesuai logo Binamu FC yaitu tanda gambar “Kuda Jantan Melaju Kencang”.

Begitu juga dengan pelatih Binamu FC dan official spontan memeluk para pemain mereka sebagai tanda rasa syukur atas apa yang diraihnya ini. Dalam hal ini mungkin dari kacamata pengamat bola di Jeneponto, kalau Binamu FC sempat dipandang sebelah mata dan tidak diunggulkan.

Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Jeneponto, tentunya Pemerintah Kabupaten Jeneponto menghimbau agar datang berbondong-bondong menonton guna memeriahkan laga final antara Binamu FC vs Tarowang, yang digelar bertepatan Hari Jadi Jeneponto ke-163. (Syarifuddin Awing)

Related Articles

Latest Articles