Jumat, Mei 8, 2026

Menkomdigi Meutya: Tidak Ada Kompromi terhadap Kejahatan Digital

Jakarta, Demokratis

Kementerian Komunikasi dan Digital dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmen tanpa kompromi dalam memberantas kejahatan digital yang semakin canggih.

Mulai dari judi online, penipuan daring, hingga kejahatan yang menyasar anak-anak dan kelompok rentan, negara hadir dengan tindakan tegas dan kolaborasi lintas lembaga.

“Kami apresiasi Polri yang sangat membantu menciptakan ruang digital yang lebih aman. Kejahatan kini banyak menggunakan modus digitalisasi dan teknologi canggih. Oleh karena itu, penguatan layanan digital baik dari sisi pelaporan maupun penelusuran harus kita tingkatkan secara masif,” ujar Menkomdigi Meutya Hafid dalam siaran resminya.

Menurut Meutya, kolaborasi antarlembaga menjadi kunci utama memburu bandar dan pelaku kejahatan digital yang semakin terorganisasi dan kompleks.

“Judi online, scam, serta berbagai kejahatan yang menyasar anak-anak dan kelompok rentan harus ditangani lebih keras lagi. Tahun ini, tahun depan, dan seterusnya. Tidak ada toleransi,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi, Listyo Sigit Prabowo, juga turut menekankan bahwa perkembangan teknologi membawa celah hukum baru yang harus diantisipasi bersama.

Maka dari itu, ia menambahkan, Polri akan terus meningkatkan kapasitas SDM, profesionalisme, dan kerja sama untuk mengejar kejahatan transnasional berbasis teknologi.

Selain penindakan tegas, pemerintah juga secara aktif memperkuat perlindungan terhadap kelompok rentan serta mendorong peningkatan literasi digital dan hukum masyarakat, termasuk implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru. (EKB)

Related Articles

Latest Articles