Karawang, Demokratis
Bagi banyak orang, rumah adalah tempat untuk melepas penat dan menutup diri dari hiruk-pikuk pekerjaan. Namun, bagi Yuyun, Kepala Desa Cikampek Barat, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, rumahnya justru menjadi perpanjangan dari kantor desa, sebuah ruang di mana pengabdian tidak mengenal jam kerja maupun hari libur.
Tidak ada sekat yang memisahkan antara statusnya sebagai pemimpin dan perannya sebagai tetangga bagi warganya. Meski telah seharian berkutat dengan agenda kedinasan, sosoknya tetap terbuka bagi siapa saja yang datang membawa keluh kesah.
Suasana Minggu (7/6/2026) sore itu baru saja tenang. Yuyun baru saja kembali ke rumah setelah menghadiri undangan hajatan salah satu warganya. Saat ia baru hendak menarik napas sejenak, seorang ibu paruh baya berusia 60 tahun datang dengan raut wajah yang menyimpan beban. Tanpa basa-basi panjang, sang ibu menyampaikan kesulitan yang paling mendasar, ia kehabisan beras untuk makan hari itu.
Melihat kondisi tersebut, Yuyun tidak memberikan arahan birokrasi atau sekadar janji. Ia bergegas masuk ke dalam rumah, lalu kembali dengan menggenggam sejumlah uang yang ia selipkan ke tangan ibu tersebut.
“Udah, nggak usah pinjam kalau buat beli beras, ya, Ma,” ucapnya pelan, memberikan ketenangan tanpa ingin membuat sang ibu merasa terbebani oleh rasa sungkan.
Bagi warga sekitar, pemandangan seperti ini bukanlah hal baru. Yuyun seolah memahami bahwa lapar tidak bisa menunggu hingga hari Senin, dan kesedihan warganya tidak mengenal waktu istirahat. Di rumahnya, ia bukan hanya menjalankan roda pemerintahan desa, tetapi juga menjadi tempat bersandar bagi mereka yang kehilangan harapan di tengah kesusahan.
Saat coba dikonfirmasi mengenai kepeduliannya yang terus mengalir ini, Yuyun hanya tersenyum tipis dan memilih untuk tidak banyak bicara. Baginya, apa yang ia lakukan bukanlah sebuah tindakan yang perlu diangkat atau dibicarakan. Ia memilih untuk membiarkan pengabdiannya menjadi cerita yang mengalir begitu saja, tanpa perlu panggung pujian, hanya sebuah ketulusan untuk memastikan tidak ada warga yang tidur dengan perut lapar di wilayah yang ia pimpin. (Cb)
