Kamis, Juni 20, 2024

Tokoh Masyarakat Desa Curug H Endang Ismail Gelar Ruatan, Pentaskan Wayang Golek

Karawang, Demokratis

Haji Endang Ismail tokoh masyarakat Desa Curug, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, gelar ruat selamatan serta syukuran atas segala nikmat yang diberikan Allah SWT kepada dirinya dengan harapan bertambah berkah, sehat, panjang umur serta selamat dunia dan akhirat.

Acara yang digelar dengan mementaskan pagelaran kesenian wayang golek dari lingkung seni Jaya Komara yang beralamat di Kecamatan Kota Baru menampilkan Dalang Kondang MS Suhendra Supriadi (Dalang Cecep Muda), Kamis siang (17/9/20).

Pagelaran wayang golek yang dilaksanakan di halaman rumahnya di Kampung Karajan I Desa Curug, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, dihadiri kedua orangtuanya yaitu Bapak Haji Ahmad Sobari beserta Ibu Hj Siti Aisah, turut hadir tokoh masyarakat setempat beserta para simpatisan dari pimpinan Media Revolusi beserta kru yang saat itu menyaksikan acara hingga usai.

Ki Dalang Suhendra Supriadi yang menceritakan lakon Batara Langit yang mengisahkan tentang pencarian diri sejati hingga mendapatkan ketenangan jiwa yang terjawab oleh Ki Semar Badra Naya tokoh wayang yang Sakti Mandra Guna.

Di akhir acara pagelaran wayang golek, Haji Endang Ismail memaparkan kepada Demokratis, “Acara ini digelar sebagai bentuk rasa syukur atas segala nikmat dan karunia dari Allah SWT serta ruatan dengan harapan mendapatkan kedamaian lahir bathin serta selamat dunia akhirat.”

Di tempat yang sama, Ki Dalang Suhendra Supriadi mengucapkan terima kasihnya kepada Haji Endang besarta keluarga, umumnya kepada para simpatisan karena menurutnya acara seperti ini sangat langka dan sakral.

“Terima kasih kepada Bapak Haji Endang Ismail beserta keluarga, Pemerintah Desa serta instansi terkait para simpatisan. Semua adalah sebagai ungkapan rasa syukur atas karunia dari Allah SWT yang telah memberikan segala nikmat yang tak terhingga,” ungkapnya.

“Sosok Haji Endang Ismail adalah tokoh masyarakat yang patut diapresiasi karena masih mencitai budaya seni wayang golek warisan leluhur yang sakral,” tutupnya. (Oen)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest Articles