Rabu, Juni 19, 2024

Warga Legok Berharap Jembatan Penghubung Segera Diperbaiki

Kabupaten Tangerang, Demokratis

Desa Legok adalah salah satu desa di wilayah Kecamatan Kemiri dari hasil pemekaran Desa Ranca Labu 12 tahun yang lalu. Antara Desa Legok dan Desa Ranca Labu (desa induk) dibatasi oleh sungai Cimanceri dengan lebar sungai kurang lebih 20 M, untuk aktifitas warga Legok menuju kecamatan atau ke Desa Ranca Babu biasanya melintasi jembatan penghubung antara Desa Legok dan Desa Ranca Labu.

Jaro Samudi salah satu aparatur Desa Legok mengatakan bahwa jembatan penghubung tersebut sudah berusia 35 tahun dan sampai saat berita ini diturunkan belum ada satupun tindakan dari Pemerintah Provinsi Banten untuk memugar atau memperbaiki jembatan tersebut. Padahal tingkat kerusakannya sudah sangat parah.

“Sudah lebih 25 tahun saya tinggal di desa ini, sebelumnya saya tinggal di desa tetangga. Semenjak saya tinggal di sini menurut hemat saya jembatan sudah ada, tetapi belum pernah saya lihat adanya kegiatan pemugaran atau perbaikan jembatan tersebut oleh pemerintah,” kata Jaro Samudi kepada Demokratis saat ditemui di kantor Desa Legok, Rabu (18/9).

Menurutnya, seiring mulai ramainya aktifitas masyarakat yang menggunakan jembatan tersebut membuat kondisinya semakin parah. “Dengan dibangunnya jembatan penghubung Desa Lontar dan Desa Pegedangan Ilir yang ada di sepanjang jalan Mauk – Kronjo – Tirtayasa, sehingga harus kendaraan banyak yang melintas di jembatan ini. Kadang saya mau stop takut salah karena ini jalan umum,” ungkapnya seraya menambahkan harapan masyarakat Legok kepada pihak pemerintah terkait untuk segera memperbaiki jembatan tersebut.

Di tempat yang sama, Raswani Sekdes Desa Legok menjelaskan bahwa pihak desa sudah sering memasukkan usulan untuk perbaikan jembatan tersebut di Musrenbang desa maupun Musrenbang kecamatan, tetapi sampai saat ini belum ada realisasinya.

“Kami berharap jembatan tersebut segerah diperbaiki oleh Pemerintah Propinsi Banten, karena jembatan tersebut sangat vital untuk warga Desa Legok, selain untuk akses ekonomi, pendidikan, dan lain sebagainya,” pungkasnya. (Tuti)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest Articles