Harus Bersaing, Neymar Tak Langsung Dapat Tempat di Timnas Brasil

Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, mengatakan Neymar harus bersaing dengan Vinicius Junior dan Raphinha untuk mendapatkan tempat di Tim Nasional (Timnas) Brasil saat berlaga di Piala Dunia 2026.

Penyerang Santos itu absen dalam dua laga pemanasan menjelang Piala Dunia 2026–kemenangan 6-2 melawan Panama di Maracana (1 Juni 2026) dan 2-1 kontra Mesir pada 7 Juni 2026.

Cedera Neymar juga membuatnya diragukan tampil pada partai pembuka Piala Dunia 2026 melawan Maroko pada 13 Juni 2026.

Hanya saja, kendati statusnya menjadi anak emas Brasil, Neymar tak serta-merta langsung mendapat tempat di tim utama begitu fit.

“Neymar harus bermain di posisi yang seharusnya dia mainkan. Dia akan bermain di tengah lapangan. Dia tidak bisa bermain di sayap.”

“Dia tidak akan bermain sebagai pemain sayap. Dia akan bermain di tengah lapangan, sebagai penyerang atau gelandang serang, di salah satu posisi tersebut.”

“Itulah posisi yang dimainkan Vinicius (Junior) dan Raphinha,” kata Ancelotti.

Pemain 34 tahun itu adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil dengan 79 gol. Namun, cedera telah membatasinya untuk bermain bagi Tim Samba sejak Oktober 2023 ketika ia mengalami cedera ACL saat membela negaranya.

Meski sudah lama berkutat dengan cedera dan sulit mencapai kebugaran penuh, ia dipanggil Ancelotti memperkuat Brasil pada turnamen yang digelar Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut. Piala Dunia 2026 menandai penampilan Piala Dunia keempatnya sepanjang karier. (Rio)

Related Articles

Latest Articles