Kamis, Juni 20, 2024

Dirazia Satpol PP, Pedagang Kaki Lima Protes

Sibolga, Demokratis

Pedagang kaki lima (PKL) penjual paket data yang berjualan di pinggir jalan di Pasar Belakang, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kota Sibolga, Sumatera Utara, protes dan mencak-mencak saat dirazia Satuan Satpol PP, Senin (27/7/2020), sekitar 15.00 WIB.

Sebagai penegak Perda, Satpol PP tidak berkutik dihadang para pedagang yang berontak. Mereka juga protes saat barang dagangannya hendak diangkut oleh petugas.

“Saudara kau juga pikirkan kalau berjualan kayak gini. Perda apaan ini kalau hanya sampai jembatan. Itu masih banyak yang berjualan di pinggir jalan, jangan kami saja kelen ganggu,” kata pedagang yang berontak barangnya untuk diangkut.

Para pedagang juga menyebutkan jika razia yang dilakukan tidak merata alias tebang pilih. “Itu masih banyak lagi yang jualan, kenapa kalian diam aja,” koar pedagang.

Pertengkaran mulut tak dapat dihindarkan. Satpol PP yang tidak mau kalah dengan protes pedagang, membalas caci maki yang dialamatkan kepada mereka.

“Jagalah sikap, jangan pala kalian seperti itu, semua kami razia. Mulutmu itu sampai muncrat-muncrat ludahnya,” kata salah seorang Satpol PP yang terlihat adu mulut dengan salah seorang pedagang.

Amatan di lokasi, Satpol PP pun langsung menyisir ke pedagang kaki lima yang lain, guna memberitahukan larangan berjualan di pinggir jalan. (MH)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest Articles